Friday, 6 August 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Aksi di DPRD Kabupaten Gorontalo, Warga Minta Kepala Desa Pilobuhuta Dicopot

Oleh Berita Hargo , dalam Kab. Gorontalo Metropolis , pada Tuesday, 22 June 2021 | 21:05 PM Tags: , ,
  Sejumlah masyarakat melakukan demonstrasi di depan Gedung DPRD Gorontalo, minta Kepala Desa Pilobuhuta dicopot dari Jabatannya. (Foto: Sucipto Mokodompis/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Desa Pilobuhuta melakukan demonstrasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo. Selasa (22/6/2021)

Pantauan Hargo.co.id di lapangan, puluhan masa Aksi hadir dengan membawa pengeras suara dan Karton yang bertuliskan “Copot Kepala Desa” beserta Foto bukti tuntutan yang disampaikan di depan gedung parlemen menara tersebut.

Rian Hamzah, Salah seorang orator dalam orasinya meminta DPRD untuk mengeluarkan Rekomendasi pemberhentian Kepala Desa Pilobuhuta, Kecamatan Tabongo, yang dinilai telah mencemarkan nama baik Pemerintah dengan melakukan tindakan tidak terpuji serta melanggar hukum.

“Pemerintah Desa adalah representasi dari pemerintah daerah di Desa, jadi apa yang dilakukan oleh kepala Desa Pilobuhuta dengan berjudi dan meminum minuman keras merupakan tindakan yang sangat memalukan. Kami meminta agar DPRD mengeluarkan rekomendasi untuk mencopot Kepala Desa Pilobuhuta,” Kata Rian Hamzah

Tak hanya itu, Rud Panigoro, Orator lainnya mengatakan sangat menyanyangkan sikap Kepala Desa yang telah beberapa kali melakukan kekerasan fisik kepada beberapa masyarakat desa Pilobuhuta. Menurutnya, hal tersebut tidak pantas dilakukan oleh seorang kepala desa yang seharusnya mengayomi masyarakatnya.

“Apalagi permasalahan ini telah tersebar di (pemberitaan) media, baik online maupun televisi. Ini sangat miris. Jadi sebagai wakil rakyat kami meminta DPRD untuk dapat bertindak tegas dengan mengeluarkan rekomendasi pemecatan terhadap Kepala Desa Pilobuhuta,” kata Rud Panigoro.

Tuntutan Masa Aksi tersebut ditanggapi oleh Eman Mangopa, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo yang saat itu berada di gedung DPRD. Dalam Penyampaiannya saat menemui masa aksi, Legislator PKS itu mengatakan, Tuntutan masyarakat tersebut akan segera ditindaklanjuti lebih lanjut oleh DPRD Kabupaten Gorontalo.

“Kami sudah mendengar, Salah satunya masalahnya sedang ditangani oleh kepolisian. Namun arena ini sudah masuk ke DPRD sebagai Aspirasi dari masyarakat, maka kami akan membahas ini secara keseluruhan,” tegasnya.

Eman Mangopa meminta agar masyarakat dapat menahan diri untuk tidak melakukan hal hal yang tidak sesuai ketentuan. Dirinya juga meminta agar masyarakat dapat mempercayakan persoalan tersebut kepada DPRD.

“Kami tentu sangat miris dengan apa yang terjadi di Desa Pilobuhuta, apalagi ini terjadi pada salah satu khalifah. Maka akan naif kalau misalnya DPRD hanya membiarkan ini, maka jangan khawatir karena Pak Ketua juga sudah berpesan bahwa masalah ini akan segera di tindaklanjuti. Kami akan segera mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait hal ini.” Pungkasnya.(hiu/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar