Jumat, 14 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Aktivitas Perdagangan Gorontalo Sepi

Oleh Berita Hargo , dalam Ekonomi , pada Kamis, 3 Agustus 2017 | 12:40 WITA Tag: , , , ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Aktivitas perdagangan Gorontalo selama bulan Juni 2017 tercatat nihil, baik dari sisi ekspor maupun impor melalui pelabuhan Gorontalo.

Bahkan, tercatat, sudah dua bulan berturut-turut, Mei hingga Juni 2017, aktivitas perdagangan sepi.

Hal itu diakui langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo, Eko Marsoro, pada press confrence di kantornya, belum lama ini.

BACA  Bersua di Perbatasan, Ini Kesepakatan Forkopimda Gorontalo dengan Sulut 

Menurut dia, selama 2017, Gorontalo sama sekali belum melakukan kegiatan ekspor terhitung dari Januari hingga Juni 2017.

Sementara impor secara kumulatif dari Januari hingga Juni 2017, nilainya sudah sebesar US$3.952.154.

“Umumnya, barang yang diimpor adalah golongan bahan bakar mineral, minyak bumi dan hasil penyulingan US$260.000, bahan kimia organik US$853.154, mesin dan peralatan mekanik US$2.839.000,” jelas Eko.

BACA  Kue Kerawang Selalu Jadi Primadona saat Idul Fitri 

Selain itu, jika sebelumnya perdagangan Gorontalo mengandalkan pelabuhan-pelabuhan di luar Gorontalo untuk kegiatan ekspor, namun selama Juni 2017, sama sekali tidak ada alias nihil.

BACA  Kehadiran Monumen BJ. Habibie Menjadi Berkah Bagi Pedagang 

“Kemarin-kemarin, walau pun sedikit, tapi ada. Tapi untuk bulan Juni 2017, belum ada barang dari Gorontalo yang diekspor melalui pelabuhan di luar Gorontalo,” tegas Eko.

Dengan melihat hasil itu, otomatis neraca perdagangan Gorontalo hingga Juni 2017 telah defisit sebesar US$3.952.154.(axl/hargo)


Komentar