Sabtu, 8 Agustus 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Aleg Gorontalo Utara Minta Warga Tak Dipersulit di Perbatasan

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Advertorial Legislatif , pada Sabtu, 20 Juni 2020 | 21:05 WITA Tag:
  Anggota DPRD Gorontalo Utara, Patri Botutihe


Hargo.co.id, GORONTALO – Anggota DPRD Gorontalo Utara, Patri Botutihe meminta petugas yang ada di perbatasan agar tak mempersulit warga. Alasannya, ada sebagian masyarakat yang mana jika beraktivitas harus melintas di perbatasan.

Penegasan Aleg dari Partai Gerindra ini, terkait dengan penjagaan di perbatasan Gorontalo – Sulawesi Utara (Sulut) di Atinggola dan Gorontalo-Sulawesi Tengah (Sulteng) di Tolinggula. Ini ditegaskan mengingat adanya keluhan dari masyarakat yang berdomisili di perbatasan.

BACA  Penyaluran Bansos Harus Mekanisme dan Data

“Ada warga yang berdomisili di Atinggola atau di Tolinggula, namun harus beraktivitas di wilayah lain. Baik itu untuk kepentingan berkebun maupun aktivitas perekonomian lainnya,” kata Patri Botutihe.

BACA  Masyarakat Gorontalo Utara Tak Butuh Program Pencitraan

Lanjut katanya, petugas yang berada di pos perbatasan harus mengenali lebih jauh masyarakat yang berdomisili di sekitar perbatasan. Menurut Patri Botutihe, jika memang yang bersangkutan adalah warga Atinggola atau Tolinggula, yang ingin melintas dengan tujuan beraktivitas sehari-hari, ada baiknya tak dipersulit.

BACA  Salurkan Lewat Bagian Kesra, Setwan Gorut Ikut Berkurban

“Diberikan kemudahan bagi masyarakat yang berada di sekitar namun ingin melintas di perbatasan. Tidak perlu dilakukan rapid tes dan lainnya atau ditanyakan surat pengantar,” kunci Patri Botutihe. (abk/adv/hg)


Komentar