Sabtu, 26 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Aleg PKS Usul Pilkada Serentak Ditunda

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Headline Senayan , pada Sabtu, 21 Maret 2020 | 05:00 WITA Tag: , , , ,
  Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera


Hargo.co.id, JAKARTA – Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera, mengusulkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 ditunda. Pesta demokrasi itu menurutnya tidak memungkinkan dilaksanakan dalam situasi pandemi Covid-19.

“Tahun ini adalah tahun yang berat buat Indonesia dan dunia, karena kita sedang berjuang menghadapi bencana non-alam, pandemi Covid-19. Saya mengusulkan pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2020 ditunda hingga wabah ini reda,” kata Mardani, Jumat (20/03/2020) seperti yang dilansir jpnn.com.

BACA  8 Artis Indonesia Terjangkiti Covid-19, Tiga Meninggal Dunia

Legislator PKS itu mengatakan, sebaiknya beberapa bulan ke depan seluruh elemen bangsa fokus dahulu untuk menanggulangi dan mengurangi dampak wabah yang telah menginfeksi lebih dari 86 ribu jiwa di dunia.

“Usul saya kita fokus dulu berjuang menganggulangi wabah ini, kurangi dampak penyebarannya,” tukas politikus asal daerah pemilihan Jakarta Timur ini.

BACA  Relawan Tenaga Medis: Kalau Begini Terus Kita Akan Ambruk

Mardani menyebutkan, keselamatan dan kesehatan publik harus jadi perhatian utama untuk saat ini. Sedangkan Pilkada pasti memerlukan sosialisasi dan kampanye politik yang memerlukan pertemuan dengan banyak orang.

“Kita harus mencegah hal ini terjadi apalagi nanti di bilik TPS juga akan berkumpul orang untuk melakukan pencoblosan langsung,” ucap Mardani.

BACA  Jokowi Sentil Balon Kada yang Gelar Konser dan Undang Kerumunan Massa

Oleh karena itu, pihaknya mengusulkan Pilkada Serentak 2020 ditunda sampai wabah ini berakhir, sehingga keamaanan masyarakat lebih terjamin. Hal ini menurutnya juga akan segera dibahas oleh DPR bersama KPU dan Bawaslu.(fat/jpnn/hg)

*) Artikel ini juga telah diterbitkan di jpnn.com dengan judul; Pandemi Virus Corona, Mardani PKS Usul Pilkada Serentak Ditunda pada Jumat, 20 Maret 2020.

Komentar