Kamis, 7 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Aliran Listrik 28 Pelanggan, ‘Digunting’ PLN

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Senin, 3 Oktober 2016 | 13:05 Tag: ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – PLN area Gorontalo akhirnya mengeksekusi 28 pelanggannya di sekitar wilayah PLTD Telaga karena belum menyelesaikan tunggakannya.

Mereka menunggak sebesar Rp 380 Juta terhitung sejak 2011.  Informasi yang dirangkum, 28 pelanggan tersebut merupakan sisa dari ratusan pelanggan yang sempat ditanggung oleh pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo melalui APBD selama kurang lebih 3 tahun lamanya karena alasan kebisingan dan radiasi air.

Pemkot Gorontalo akhirnya memutus tanggungannya sejak 2010 sehingga 28 pelanggan tersebut harus membayar sendiri.

Namun, hingga kini 28 pelanggan tersebut belum melunasinya. Terhitung tunggapan 28 pelanggan tersebut sebanyak 69 bulan dengan total Rp 380 Juta.

“Kami sebelumnya sudah menempuh proses hukum di kejaksaan dan sudah membuat surat pernyataan dengan 28 pelanggan tersebut, tapi mereka tidak melunasinya.

Karena ini jadi temuan BPK, jadi mau tidak mau harus diselesaikan. Kami juga mengeksekusi atas rekomendasi dari kejaksaan,” kata Kepala PLN area Gorontalo, Putu Eka Astawa, belum lama ini.

Dari 28 pelanggan tersebut, tunggakan paling tinggi senilai Rp 33 Juta, sedangkan yang paling terendah Rp 2 Juta, “Sebenarnya, ada 27 pelanggan yang nunggak 69 bulan, yang 1 61 bulan karena sebelumnya sudah mengangsur.

Tapi, mungkin karena terpengaruh, dia tidak lanjutkan angsurannya,” katanya. Putu Eka Astawa juga menyampaikan bahwa sebelumnya pihaknya sudah menempuh berbagai upaya persuasif.

Bahkan, pada eksekusi ini tidak diputus sambungan listriknya, melainkan diganti dengan listrik prabayar. “Bukan diputus, tapi diganti dengan listrik prabayar. Tapi tunggakannya harus diselesaikan,” jelasnya.(axl/hargo)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar