Kamis, 13 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Alumni ITB 81 Populerkan Geo Culture Trek di Lembang, Bandung

Oleh Fajriansyach , dalam Kabar Nusantara , pada Senin, 8 Agustus 2016 | 11:31 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id LEMBANG – Sedikitnya 380 Alumni ITB Bandung tahun 81, Sabtu, 6 Agustus 2016 menjajal sekaligus memperkenalkan jalur trek baru yang cukup sensasional. Namanya, Geo Culture Trek, yang berjarak 2,7 kilometer di Gunung Batu, Desa Pagerwangi, Kecamatan Lembang, Bandung. “Ini adalah salah satu dari komitmen kami berbuat sesuatu untuk pariwisata,” kata Arlan Septia, Ketua Alumni ITB 81 di Lawangwangi Café, Lembang.

Arlan menyebut, lokasi trekking ini cukup menantang, medannya naik turun menyusuri perbukitan. Ini bisa menjadi destinasi wisata petualangan keluarga yang seru. Udara paginya sejuk dan khas Bandung. “Setelah trekking dilanjut dengan aktivitas seni budaya, pameran, dan mendongeng buat anak-anak. Kini saatnya kami memperbanyak amal, menimbun pahala, membantu pariwisata,” kata Arlan Septia.

BACA  Target Dewan Pers 2021,  1.700 Wartawan Kompeten pada 34 Provinsi

Rute yang dilalui dari Gunung Batu menuju Desa Seni Cilanguk, dilanjutkan ke Vilatel Salse dan Warung Salse di Jalan Dago Giri, Desa Mekarwangi, dan berakhir di Lawangwangi. Tak ada yang mengeluh. Semuanya happy di tengah kesejukan udara di kawasan perbukitan itu. Jalur trekking ini akan menjadi tempat olahraga petualangan yang keren dan menyehatkan.

BACA  Ini Dia Pernyataan Dirjen Imigrasi Soal WN Tiongkok Masuk Indonesia Melalui Bandara Soetta

Menteri Pariwisata Arief Yahya yang kebetulan Alumni Teknik Elektro ITB 80 itu menyambut positif gerakan para adik kelasnya itu. Dia bercerita soal rumus ECE dalam Sustainable Tourism Development (STD), yang pas untuk menggambarkan Geoculture Trek yang mereka gagas dan populerkan itu. “Dalam STD itu ada 3 hal penting, saya biasa menyingkat ECE, Environment, Community, Economic Value.

BACA  Viral! Video Jozeph Mengaku Nabi ke-26, Kapolri Langsung Turun Tangan

Kalau Environment tentu sudah banyak ahlinya di sini, makanya membuat istilah GeoCulture Trek itu. Saya tidak perlu bicara lagi,” sebut Arief Yahya.

Begitu juga Community, yang menurut Arief Yahya sudah dilakukan dengan pameran dan seni budaya di Lawangwangi itu. Tinggal Economic Value yang masih belum berkembang dengan baik.

Laman: 1 2 3


Komentar