Sabtu, 26 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Amien Rais: Perhelatan PAN di Kendari Seperti Kongres Para Teroris

Oleh Jamal De Marshall , dalam Kabar Nusantara , pada Rabu, 26 Februari 2020 | 23:05 WITA Tag: ,
  Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais angkat bicara tentang kongres partai berlogo matahari ini yang digelar 10-11 Februari lalu. (dok JawaPos.com)


Hargo.co.id – Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais angkat bicara tentang kongres partai berlogo matahari ini yang digelar 10-11 Februari lalu. Mantan ketum parpol mengundang partai berlogo matahari putih itu mengungkapkan berbagai keanehan kejanggalan dari kongres Kendari.

Amien Rais dalam akun Instagram miliknya mengeluhkan, tentang hajatan akbar partainya itu.

“Minta PAN telah menyuguhkan perhelatan nasional yang disebut kongres nasional yang dikembalikan penuh yang kemudian Masya Allah, yang betul-betul ini telah melukai PAN dari ujung kaki sampai ujung kepala,” ujar Amien dalam video yang diunggah, Rabu (26/2) ).

Menurut Amien Rais, Kongres PAN di Kendari itu menyuguhkan tontonan demokrasi jadi-jadian yang mungkin sulit selama republik Indonesia ini berdiri.

BACA  Bareskrim Polri Akan Periksa 12 Saksi Kasus Kebakaran Gedung Kejagung Senin Depan

“Itu partai lain enggak ada yang seburuk partai saya, saya mohon maaf kepada masyarakat politik di negeri kita ini juga para pendukung dan pemegang saham PAN yang mencapai 10 juta itu,” katanya.

Menurut Amien, Kongres PAN melakukan hal-hal yang tidak layak. Banyak sekali pasal-pasal AD / ART yang dilanggar. Kemudian suasana kongres tersebut juga ia keluhkan.

“Suasana di kongres seperti halnya kongres para teroris. 1300 polisi dikerahkan, di halaman hotel, kemudian di lobi di seluruh lorong di lobi ada pagar betis, bahkan ada bebrapa ratus barangkali juga Brimob kiriman dari Makassar, ”katanya.

BACA  Menristek Kenalkan Pendeteksi COVID-19 Melalui Embusan Napas

Meski Amien mengatakan, di hajatan ini ada penambahan penyusup badannya besar dan bertato. Pikir dia bisa mengeluhkan orang-orang yang tidak diundang itu.

“Penyusup badannya besar dan ada tato, tanpa pakaian yang rapi tapi semua dikalungi dengan peserta peninjau, kompilasi disuruh keluar tidak mau. Nah ini, kongres nasional tidak lazim sama sekali, ”tegasnya.

Amien juga mengeluhkan soal 30 kader yang mengatasi luka ringan dan enam luka berat akibat kerusuhan di hajatan partai bernuansa biru ini. Sementara ia mengakui sampai menitikan air mata melihat ada kerusuhan tersebut.

“Saya sampai tidak tahan menitikkan air mata kepala mereka mengalir darah, kemudian jahitan sampe 10 jahitan, ada yang lehernya pokoknya saya tidak kuasa mengerti ini. Semuanya itu 30 dari peserta yang mendukung Mulfachri-Hanafi. Ini harus ada pertanggungjawabannya, ”ungkapnya.

BACA  Airlangga Hartarto Keluarkan Pernyataan Tegas, Kader Golkar Wajib Tahu

Oleh sebab itu Amien meminta pemerintah untuk tidak mengesahkan kongres tersebut, hal itu karena hajatan yang membuat malu. Karena jauh dari nilai-nilai demokrasi.

“Ini memalukan. Membuat aib demokrasi, ”imbuhnya.

Oleh sebab itu dia berpesan kepada Zulkifli Hasan untuk tidak melakukan cara-kotor seperti meminta preman atau kongres yang penuh dengan kekerasan.

”Jika Anda melanjutkan, itu dalam bahasa asingnya membuat resep perusakan, resep untuk bencana. Resep kehancuran PAN itu akan ada di tangan Anda, ”katanya.

*Berita ini juga terbit di jawapos.com edisi rabu 26 februari 2020


Komentar