Kamis, 21 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Aneh! Menuju Gorontalo, Chip ABK Kapal Lamoso Hilang di Laut Sultra

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Jumat, 16 September 2016 | 09:39 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Kapal Lumoso Selamat yang memuat petik emas dari pelabuhan Nusantara, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menuju Pelabuhan Gorontalo ikut membawa cerita misterius. Chip ABK kapal tersebut yakni Andreas Cucun Sujarwo (67) dikabarkan menghilang dari atas kapal saat berada di Laut Sulwesi Tenggara (Sultra).

Anehnya, kabar itu baru diungkap oleh Nahkoda kapal yakni Ahmad Rudi, ke KPG Polres Gorontalo Kota, pada Kamis, (15/9). Padahal, Kapal Lumoso Selamat itu telah tiba di Pelabuhan Gorontalo sejak Rabu, (7/9).

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, kejadian bermula, ketika Andreas yang tercatat warga Tanggerang itu berangkat bersama Kapal Lumoso Selamat yang dinahkodai Ahmad Rudi. Berangkat dari Pelabuhan Makasar, Rabu, (4/9). Sejak lepas labuh, Andreas aktif bersama Anak Buah Kapal (ABK). Namun, memasuki perairan Sulteng, atau selepas perairan Sulawesi Tenggara (Sultra), Andreas tak terlihat lagi.

BACA  Terungkap, Begal Payudara Sering Terjadi di Jalan Menuju Pone

Menurut cerita dari Ahmad Rudi, mereka baru mengetahui Andreas benar-benar hilang setelah tiba di Gorontalo. “Terakhir  kita melihatnya saat di Laut Sultra atau memasuki laut Sulteng,” jelasnya.

BACA  Polres Pohuwato Ungkap Aktivitas Judi Togel Online

Ahmad menyampaikan, awalnya ia dan rekan-rekannya di Kapal Lamuso tak percaya bila Andreas hilang. Namun, karena sudah dihubungi berkali-kali ini, maka akhirnya mereka langsung mengkoordinasikan hal itu dengan pihak Syahbandar setempat. Kemudian melaporkan kasus kehilangan itu ke KPG Polres Gorontalo Kota.

“Kami tak mengetahui kronologis langsung mengenai hilangnya saudara seperjuangan kami yang berada di dalam kapal tersebut,” ujarnya.
Kasubsi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Gorontalo Wahab D. mengatakan, hilangnya Andreas tersebut saat ini masih dalam pencarian.

BACA  Tim Gabungan SAR Berhasil Temukan Nelayan Pohuwato yang Tenggelam

KSOP kata Wahab, sudah melakukan koordinasi degna Basarnas se-Sulawesi, termasuk menghubungi keluarga yang bersangkutan. “Pencarian ini masih akan terus kita lakukan,” kata Wahab.

Terpisah, Kapolsek KPG Polres Gorontalo Kota Iptu Ondang H. Zakaria mengatakan, pihaknya pun masih dalam proses pencarian dan penyelidikan. KPG Polres Gorontalo Kota melakukan koordinasi dengan pihak Basarnas Sulawesi Tengah. “Manyangkut apa dan bagaimana bisa hilang nanti akan kita selediki. Yang lebih dahulu korban harus kita temukan dulu. Sampai kini pencairan masih terus dilakukan,” tandasnya. (tr-49/ar/hargo)


Komentar