Senin, 27 Juni 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Anggaran Jamkes Digeser, Kesehatan Aparatur Desa Diabaikan 

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Jumat, 24 Juni 2022 | 00:05 Tag: , , ,
  Anggota DPRD Gorut, Fatri Botutihe

Hargo.co.id, GORONTALO – Anggota DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Fatri Botutihe menyesalkan tindakan sepihak dari Dinas Pemdes yang diduga telah melakukan pergeseran anggaran tanpa melalui prosedur.

Kepada media ini, Fatri Botutihe menjelaskan bahwa ada anggaran untuk Jaminan Kesehatan (Jamkes) para aparatur desa yang nilainya lebih dari Rp1 miliar, tidak dapat dimanfaatkan. Padahal anggaran tersebut telah disahkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022. 

“Dan ini berakibat pada aparatur desa yang sakit dan hendak melakukan operasi harus tertunda. Ternyata, jaminan kesehatannya belum dibayarkan,” ungkap Fatri Botutihe.

Tentunya persoalan tersebut membuat Fatri Botutihe bingung, karena selaku Banggar, dirinya tahu betul bahwa ada anggaran untuk jaminan kesehatan aparatur desa. 

“Ternyata baru terungkap bahwa anggaran tersebut diduga telah digeser untuk beberapa item program tanpa melalui DPRD,” tegasnya.

Disisi lain para aparatur desa tersebut juga tidak boleh mendaftarkan diri untuk jaminan kesehatan mandiri, karena masuk dalam kepesertaan sebagai aparatur. Sementara yang terbayarkan baru 3 bulan. Padahal ada yang harus segera mendapatkan penanganan medis.

“Persoalan ini harus mendapatkan perhatian serius, karena ini menyangkut perintah undang-undang dan juga terhadap kepatuhan terhadap regulasi,” tegasnya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 14 times, 1 visits today)

Komentar