Rabu, 12 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Anggaran Proyek Jalan Dijatah Rp 34 M

Oleh Aslan , dalam Ekonomi , pada Senin, 21 Agustus 2017 | 10:25 WITA Tag: ,
  MINIM : Proyek peningkatan jalan tahun ini hanya dijatah Rp 34 miliar, karena efisiensi anggaran. (YUDHI/RADAR GRESIK)


Hargo.co.id KEBOMAS – Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Gresik tahun ini bakal menurun. Itu terjadi setelah anggaran untuk pembangunan jalan hanya dijatah Rp 34 miliar. Pengurangan anggaran ini sebagai dampak efisiensi karena target pendapatan tidak tercapai.

Informasi yang berhasil dihimpun, tahun ini Pemkab Gresik hanya membangun tiga ruas jalan. Masing-masing ruas Jalan Driyorejo-Lakarsantri sebesar Rp 11 miliar, Jalan Ujung Pangkah-Sekapuk Rp 11 miliar serta Jalan Menganti-Kepatihan sebesar Rp 12 miliar.

Ketua Komisi III DPRD Gresik Moh Syafi’ AM mengatakan, tahun ini memang hanya ada 3 proyek jalan yang tetap dilanjutkan. Sedangkan enam lainnya dibatalkan. “Iya, memang hanya ada tiga proyek jalan yang dilanjut dan terus kami lakukan pengawasan,” ujarnya.

Menurut dia, minimnya anggaran pembangunan jalan memang karena anggarannya tidak ada. Sehingga, Badan Anggaran dan Tim Anggaran terpaksa mencoret beberapa anggaran pembangunan jalan. “Memang pengurangan anggaran untuk menutup defisit pada tahun 2017 ini,” kata dia.

Beberapa proyek gagal misalnya rencana penuntasan perbaikan Jalan Raya Cerme-Metatu dengan nilai sekitar Rp 37,4 miliar. Kemudian perbaikan Jalan Raya Benjeng-Metatu Rp 15,6 miliar. “Harusnya pekerjaan untuk dua titik jalan itu direncanakan tuntas tahun ini, karena melanjutkan tahun kemarin. Berhubung anggarannya tidak cukup, sehingga gagal dilaksanakan sekarang,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris DPUTR Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman menuturkan, hasil pembahasan P-APBD 2017 membatalkan semua rencana proyek yang dibintangi, atau program bukan prioritas. Adapun anggarannya dikepras sebesar Rp 97,7 miliar. “Jadi sekarang sudah tidak ada lagi tanda bintangnya, karena sudah dipastikan tidak dilaksanakan,” ujarnya. (rof/ris)

(sb/ris/ris/JPR/hg)


Komentar