Rabu, 20 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Anggota Lantas Polres Kota Diteror Panah Wayer 

Oleh Fajriansyach , dalam Indonesia 99 Kata , pada Sabtu, 24 November 2018 | 05:00 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id GORONTALO– Tidak hanya kalangan warga. Teror panah wayer juga ikut melanda personel Kepolisian. Anggota Satuan Lantas (Satlantas) Polres Gorontalo Kota Briptu B Naedak ikut diteror panah wayer oleh orang tak dikenal. Peristiwa itu terjadi pada pekan lalu.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, peristiwa terjadi saat Briptu B. Nadeak sedang piket dan berada di halaman parkir Lalu Lintas. Tiba-tiba saja sebuah panah wayer muncul dari arah yang tidak diketahui. Beruntung panah wayer tersebut tidak mengenai anggota dan hanya mengenai water barier yang terletak tak jauh dari anggota tersebut. Hingga kini, belum diketahui siapa pelaku panah wayer tersebut.

BACA  Waspada, Terjadi Begal Payudara di Kabupaten Gorontalo

Kasat Lantas Polres Gorontalo Kota, AKP Dwi Okta Herianto,SH,SIK ketika diwawancarai memebenarkan adanya kejadian tersebut. Bahkan saat ini pihaknya sudah membuat laporan ke piket Polres Gorontalo Kota, agar hal ini bisa diproses. “Panah wayer ini sangat membahayakan. Oleh karena itu, kami pun sudah melaporkan kejadian ini ke Satuan Reskrim untuk diselidiki,” ujarnya.

BACA  Penerapan Protokol Kesehatan Saat Misa Natal Berlangsung Ketat

Alumnus Akpol 2009 ini menambahkan, meski tidak ada korban jiwa, pihaknya tetap akan waspada terkait dengan hal tersebut. Memang tidak diketahui pula, arah dan tujuan dari panah tersebut. Hanya saja hal ini perlu untuk diwaspadai bersama. “Waktu itu ada kegiatan. Jadi, belum bisa dipastikan apakah panah itu ditujukan untuk anggota atau masyarakat,” ungkapnya.

BACA  Penerapan Protokol Kesehatan Saat Misa Natal Berlangsung Ketat

Sementara itu, Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Robin Lumban Raja,SIK,M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Handy Senonugroho,SH,SIK mengaku, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dengan adanya panah wayer di Satuan Lalu Lintas. “Ini masih akan kami selidiki terlebih dahulu. Kalau sudah ada perkembangan, nanti akan kami sampaikan kepada rekan-rekan jurnalis,” pungkasnya. (kif/hg)


Komentar