Sabtu, 20 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Angka Kemiskinan Masih Stabil, Apa Kabar ‘Desa Mandiri’?

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Senin, 27 Juni 2022 | 14:05 Tag: , ,
  Wakil Ketua DPRD Gorut, Roni Imran

Hargo.co.id, GORONTALO – Hingga saat ini di Gorontalo Utara (Gorut), sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan masih stabil. Artinya, tak ada penurunan meskipun di daerah tersebut telah ditetapkan 12 desa sebagai Desa Mandiri. 

“Angka kemiskinan sesuai hasil evaluasi BPS, stabil. Sementara Desa Mandiri ini kan terkait dengan kemiskinan juga. Artinya kalau sudah mandiri, masyarakat sudah sejahtera,” kata Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara, Roni Imran menanggapi penetapan 12 Desa Mandiri.

Roni Imran menegaskan, jika memang rakyatnya telah sejahtera, maka tidak ada lagi kemiskinan di daerah ini. Artinya kemiskinan menurun. Jika jumlah kemiskinan tak ada penurunan, Roni Imran mempertanyakan 12 desa itu kondisi kemiskinannya bagaimana?

“Kondisi yang terjadi baik sebelum ditetapkan menjadi Desa Mandiri maupun setelah menjadi Desa Mandiri, sama saja. Masih banyak orang miskin di desa tersebut. Mandirinya dari sisi apa,” tanya Roni Imran.

Legislator dari Partai Nasdem ini, menegaskan agar dalam penetapan status, nilainya jangan direkayasa. Sebab itu akan berpengaruh terhadap intervensi pemerintah terhadap orang miskin.

Roni Imran mengingatkan juga bahwa untuk 2022 ini tidak ada intervensi terhadap orang miskin ekstrim. Padahal 3.500 kuota rumah untuk Provinsi Gorontalo, Gorontalo Utara tidak dapat. Gorontalo Utara dan Kota Gorontalo tidak dapat karena sudah dianggap tidak ada lagi yang rumah-rumah miskin ekstrim terlebih kita sudah di bawah garis kemiskinan,” ungkapnya.

Roni Imran mengatakan bahwa mungkin salah satu penyebabnya tak dapat bantuan rumah karena status desa kita yang sudah maju. 

“Sedangkan rumah yang layak diintervensi, kalau dari catatan kurang lebih ada 12 ribu dan turun saat ini sekitar 5 sampai 6 ribu rumah yang tidak layak. Tak usah jauh-jauh hitung saja kemiskinannya berapa persen, 18 persen dari jumlah penduduk. Dan pasti 18 persen itu termasuk rumah-rumah,” tandasnya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 32 times, 1 visits today)

Komentar