Jumat, 25 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Angka Stunting di Kabupaten Gorontalo Menurun Hingga 10,2 Persen

Oleh Jamal De Marshall , dalam Advertorial Kab. Gorontalo , pada Rabu, 15 Juli 2020 | 19:05 WITA Tag: ,
  Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo.


Hargo.co.id, GORONTALO – Angka stunting di Kabupaten Gorontalo mengalami penurunan. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan tahun 2020, angka stunting di Kabupaten Gorontalo berada di angka 10,2 persen. Jumlah ini cukup jauh berbeda dengan dengan tahun 2016 yang berada pada angka 32 persen.

Menurut Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, penurunan angka stunting disebabkan adanya program pelayanan kesehatan dengan menggunakan sistem door to door.

BACA  Komisi II Minta PDAM Limboto Lakukan Perubahan

“Memang ditengah masa pandemi Covid-19 kita memberikan perlakuan khusus bagi stunting ini. Kita datangkan langsung tenaga dari puskesmas kerumah warga untuk memberikan pelayanan kesehatan,” ungkap Bupati Gorontalo ketika ditemui awak media, di ruang Madani, kantor Bupati Gorontalo, Senin (13/07/2020).

BACA  Dua Petahana Dapat Nomor Urut 2, Pertanda Dua Periode?

Nelson Pomalingo menambahkan, strategi lain yang dilakukan Pemkab Gorontalo menekan angka stunting adalah sistem keroyokan. Dimana, selain Dinas Kesehatan, sejumlah dinas terkait juga dilibatkan untuk menangani masalah satu ini.

“Misalnya Dinas Pertanian, wajib untuk menyediakan pangan yang padat gizi. Dinas Perikanan menyiapkan asupan ikan yang baik untuk kesehatan dan perkembangan otak. Pokoknya ada 10 Dinas yang akan dilibatkan. Mereka punya tugas dan kewajiban masing-masing,” jelas Nelson Pomalingo.

BACA  Dari Pelantikan Penyuluh IPKB, Nelson : Program KB Dapat Majukan Daerah

Perlu disampaikan, stunting merupakan masalah yang sering dialami disetiap daerah hingga nasional dari masa ke masa, dimana ini berkaitan dengan asupan gizi yang kurang sehingga mengakibatkan pertumbuhannya terhambat, dan perkembangan otak kurang maksimal. (adv/vyr/hg)


Komentar