Sabtu, 16 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Antar Anak ke Sekolah, Pulangnya Tewas Ditabrak Lari

Oleh Fajriansyach , dalam Headline Metropolis , pada Sabtu, 23 September 2017 | 11:53 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co. id GORONTALO – Wilan Ladiku, siswi SMK Negeri 1 Batudaa, Kabupaten Gorontalo masih tidak percaya, jika ayahnya Ishak Ladiku, telah meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan hebat, di ruas jalan Batudaa-Bongomeme, Jumat (22/9). Di rumah duka di Desa Motinelo, Kecamatan Tabongo, kemarin, Wilan terus menangis. Sebab sebelum kecelakaan terjadi, Ishak Ladiki masih menyempatkan diri mengantar Wilan ke sekolah.

Kecelakaan hebat yang terjadi di ruas jalan Batudaa-Bongomeme itu, menewaskan Ishak Ladiku, rekanya Yasin mengalami luka serius dan harus dirawat intensif di RS MM Dunda Limboto. Informasi yang diperoleh Gorontalo Post, pagi itu sepeda motor DM 4598 BD yang dikendarai Ishak melaju dari arah Kecamatan Batudaa menuju kecamatan Bongomeme.

BACA  Bupati Pohuwato Bersedia Jadi Orang Pertama Diberi Vaksin Covid-19

Tepat di depan SMP Negeri 1 Dungaliyo, Desa Dunggalio, sepeda motor mereka mengalami kecelakaan. Menurut warga sekitar, terdengar suara benturan yang sangat kencang saat terjadi kecelakaan. Hanya saja tidak ada yang melihat langsung konologis kecelakaan.

Apakah tabrakan atau ditabrak dari belakang. Yang jelas ketika itu, setelah ditelusuri sumber suara, mereka mendapati dua orang beserta sepeda motor tergeletak di aspal dengan berlumuran darah.

Dari keterangan keluarga korban, seperti biasanya, pagi hari pukul 07.00 Wita, Ishak Ladiku pergi untuk mengantar anaknya Wilan Ladiku ke SMK N 1 Batudaa. Namun hari itu, Jumat (22/9), setelah mengantar putri ke tiganya ke sekolah, ia mampir ke rumah rekannya Yasin (49) warga Desa Moahudu, Kecamatan Tabongo.

BACA  Pengunjung Membludak, Pantai Minanga 'Disegel' Petugas

Beberapa menit keduanya bergegas menuju Desa Molopatodu dengan mengendarai sepeda motor. Saat melintas di jalan Raya Batudaa Desa Dungaliyo, tepat didepan SMP N 1 Dungaliyo, mereka mengalami kecelakaan sehingga keduanya terhempas ke jalan.

Peristiwa nahas tersebut, membuat Yasin harus dilarikan ke RS MM Dunda karena luka cukup serius di sekujur tubuh, Sementara Ishak yang ditengarai sebagai pengemudi Sepeda motor Smash tersebut tewas di lokasi kejadian.

BACA  Presiden Reshuffle Kabinet, Ada Nama Sandiaga Uno

Saat ditemui dirumah duka yang berada di Desa Motinelo, Alfi Haryono (32) dari pihak keluarga mengatakan, hingga saat ini pihak keluarga belum mengetahui pasti penyebab kecelakaan yang dialami anggota keluarganya tersebut.”Di sana (TKP), tidak ada yang tau persis bagimana dorang sampe cilaka, cuman yang saya dengar tabrak lari,”ungkap Alfi.

Dirinya juga berharap jika benar kejadian yang menghilangkan nyawa saudaranya tersebut adalah tabrak lari, semoga pelaku bisa dengan cepat ditemukan. Kepala satuan lalulintas (Kasatlantas) Polres Gorontalo AKP Satriyo Prayogo irit bicara dengan kejadiaan nahas yang menewaskan seorang wagra berprofesi sebagai petani itu. (tr-56)


Komentar