Minggu, 27 November 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Antisipasi Penimbunan BBM, Bhabinkamtibmas Lakukan Ini

Oleh Zulkifli Tampolo , dalam Metropolis , pada Minggu, 7 Oktober 2018 | 23:07 Tag:
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Guna mengantisipasi penimbunan Bahan bakar Minyak (BBM) di wilayah Pohuwato, anggota Bhabinkamtibmas diturunkan untuk menemui para pengecer guna memberikan sosialisasi serta mengingatkan agar tidak dilakukan penimbunan BBM.

Contohnya saja yang dilakukan oleh Brigadir Jumliadi yang merupakan anggota Bhabinkamtibmas Desa Mekar Jaya, Kecamatan Duhiadaa. Dirinya mendatangi sejumlah pengecer BBM. Kedatangannya tersebut tidak lain untuk menghimbau kepada para pengecer untuk tidak melakukan penimbunan BBM, menaikkan harga BBM serta menyimpan BBM yang akan dijual di tempat yang aman guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya musibah kebakaran.

Hal lainnya pula dilakukan oleh Brigadir Made Sugito dan Brigadir Ketut Sadia yang merupakan anggota Bhabinkamtibmas Desa Sidorukun, Kecamatan Randangan. Keduanya melakukan pengamanan secara langsung di SPBU Randangan dalam rangka mengantisipasi gejolak yang timbul akibat antrian mobil pengisian BBM.

Keduanya pun melakukan koordinasi dengan pihak pengawas SPBU dan bagian operator nosel, agar tidak melayani terlebih dahulu pengisian gallon yang tidak memiliki surat. (Baca selengkapnya di Gorontalo Post edisi 8 Oktober 2018)

Kapolres Pohuwato, AKBP Dafcoriza,SIK,M.Sc ketika diwawancarai mengatakan, dengan adanya bencana yang terjadi di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) tentu berdampak pula pada pengisian BBM maupun dugaan adanya penimbunan serta permainan harga di tingkat pengecer. Inilah yang kemudian patut diantisipasi sedini mungkin, sehingga tidak akan berimbas atau membuat masyarakat lainnya mengalami kesusahan atau dirugikan.

“Untuk bagian SPBU, telah dikoordinasikan agar mengutamakan kendaraan yang hendak menuju Kota Palu maupun pengisian BBM di gallon yang diperuntukkan untuk perjalanan atau stok perjalanan ke Palu,” jelasnya.

Ditambahkan pula oleh alumnus Akpol 1998 ini, pihaknya berharap agar kiranya seluruh elemen masyarakat Pohuwato tetap menjaga stabilitas keamanan daerah, tidak melakukan upaya menguntungkan diri sendiri dari penjualan BBM dan lain sebagainya.

“Seluruh anggota pun kami harapkan agar tidak bosan-bosannya mengingatkan masyarakat, khususnya para pengecer agar tidak menaikkan harga jual BBM, apalagi penimbunan BBM, karena hal tersebut bisa merugikan banyak orang dan dapat berdampak buruk apabila terjadi bencana kebakaran,” pungkasnya. (kif/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar