Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Antrean Kartu Ujian CPNS Kabgor Mengular 

Oleh Fajriansyach , dalam Kab. Gorontalo , pada Jumat, 26 Oktober 2018 | 09:00 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id, HORONTALO – Sudah dua hari, Rabu-Kamis (24-25/10). Antrean panjang terjadi pada pengambilan kartu ujian Seleksi Kompetensi Dasar, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Gorontalo. Penumpukan para peminat PNS itu berlangsung sejak pagi hingga sore hari.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, pasca pengumuman kelulusan berkas, para peserta CPNS mendapat informasi bila kartu ujian diambil di kantor BKD Kabupaten Gorontalo di Kelurahan Kayubulan, Limboto. Untuk mencegah penumpukan peserta, Panitia lantas membagi waktu pengambilan kartu ujian. Bagi peserta dengan nomor urut 1 hingga 1.200 waktu pengambilan kartu ujian pada Rabu (24/10). Selanjutnya untuk nomor urut 1.201-2.178 pada Kamis (25/10).

BACA  Kades di Kabgor Disemangati Bangkitkan PAD di Era Pandemi

Namun upaya itu tak mampu mencegah antrean panjang dan penumpukan peserta CPNS. Meski pengambilan kartu ujian dilakukan di beberapa loket (meja), pengambilan kartu ujian berjalan sangat lambat. Hal itu dikarenakan pencetakan kartu dilakukan manual. Kendala lain, cukup banyak kartu ujian yang eror (gagal) dicetak. Sehingga harus dilakukan beberapa kali, hingga bisa tercetak.

“Saya harus bolak balik pak. Ini sudah ketiga kalinya saya kesini. Waktu kemarin (Rabu) saya datang, katanya nomor saya diambil hari Kamis. Saya datang pagi, ternyata untuk nomor saya harus diambil pukul 14.00 WITA. Jadi harus bolak balik,” tutur salah satu peserta yang kemarin mengantri untuk mengambil kartu ujian untuk digunakan pada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang belum diketahui kapan pelaksanaannya.

BACA  Rudis Wabup dan DM 2 B Segera Digunakan

Sementara itu Kepala BKD Kabupaten Gorontalo Safwan Bano menjelaskan kebijakan BKD untuk melakukan pencetakan kartu peserta ujian CPNS Kabupaten Gorontalo, di kantor BKD hanya sekadar memudahkan para peserta dalam memperoleh kartu.

“Itu (mencetak kartu ujian) untuk membantu peserta, supaya mereka bisa cepat untuk mendapatkan pelayanan kartu. Sebenarnya jika kita serahkan ke mereka, mereka bisa mencetak sendiri, tapi agak susah,” ujar Kepala BKD Kabupaten Gorontalo Safwan Bano.

BACA  Viral Video Angin Puting Beliung, Kepala BPBD Ingatkan Warga

Menurut Safwan, jika proses pencetakan kartu peserta dirasa keberatan, ataupun dengan alasan karena jarak para peserta bisa melakukannya secara Online seperti halnya peserta dari daerah lain. Karena Kabupaten Gorontalo juga memberlakukan sistem yang sama.

“Mereka yang jauh-jauh juga tidak ada pemaksaan bagi mereka, kalau mereka mau cetak sendiri ya bisa secara Online. Kita hanya membantu saja, kalau mereka merasa dipersulit, kita sebenarnya tidak mempersulit,” tambah Safwan. (ndi/nat/gp/hg)


Komentar