Rabu, 25 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Aplikasi BLC Dapat Menjadi Fungsi Kontrol

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Jumat, 13 Agustus 2021 | 19:05 Tag: , ,
  Suasana launching aplikasi BLC di Gorontalo Utara, Kamis (12/08/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Aplikasi Bersatu Lawan Corona (BLC) dapat menjadi fungsi kontrol pemerintah daerah terhadap desa, kelurahan, camat dalam setiap kegiatannya yang memiliki kaitan dengan corona. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin saat ditemui usai launching aplikasi BLC, Kamis (12/08/2021).

Aplikasi BLC, kata bupati, sebagai penyampaian informasi dari atas ke bawah dan sebaliknya dari bawah ke atas tersebut dapat juga menjadi alat dalam rangka mengontrol kegiatan yang dilakukan oleh para kades dan camat terkait dengan corona. 

“Seperti halnya kegiatan pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan pada hari ini dimana dan berapa orang yang divaksin atau jumlah penduduknya berapa dan sasarannya berapa dan yang belum divaksin ada berapa serta alasan sampai belum dilakukan vaksinasi,” kata Indra Indra .

Sehingga kata Indra, melalui aplikasi BLC tersebut dapat diketahui informasinya. Selain itu juga, terhadap target pelaksanaan vaksinasi di setiap kecamatan dan desa dapat diketahui. 

“Misalnya target setiap harinya atau dari sekian sasaran yang akan dilakukan akan kelihatan setiap harinya atau per bulannya ada berapa,” tegasnya.

Terhadap target sasaran yang akan divaksinasi juga akan ketahuan kata bupati dari aplikasi BLC tersebut tercapai atau tidak.

“Dengan mengetahui informasi setiap harinya, pemerintah daerah dapat langsung membangun komunikasi dengan desa atau camat terkait dengan pelaksanaan vaksinasi atau juga dapat langsung menegur,” ujar Indra Yasin.

Olehnya dengan telah di launchingnya aplikasi Bersatu Lawan Corona tersebut dapat lebih memaksimalkan langkah atau kebijakan yang telah diambil pemerintah terkait dengan pemutusan rantai penyebaran Covid-19 di Gorontalo Utara. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 8 times, 1 visits today)

Komentar