Selasa, 6 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Artis Zaskia Sungkar, Siapkan Desain Khusus Karawo

Oleh Fajriansyach , dalam Gorontalo Headline , pada Rabu, 18 Oktober 2017 | 15:33 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Artis, pemain sinetron, pebisnis dan perancang busana, Zaskia Sungkar, akan membuat desain pakaian berbahan karawo, sekaligus untuk mempromosikannya.

“Kemarin aku banyak kelilingnya dan ini (Gorontalo,red) adalah kota kelahiran opa-ku sendiri. Jadi satu-satu, pertama sulaman dari kota kelahiran mamaku, Bukit Tinggi. Dan Insya Allah, puasa tahun depan, kita bikin pake sulaman sini (karawo,red),” ujar Zaskia Sungkar usai mengisi temu Responden Bank Indonesia (BI) bersama Andy F Noya, di Ballroom Magna Hotel, kemarin, Selasa (17/10).

Isteri pesinetron Irwansyah itu, berjanji akan memikirkan konsepnya dengan matang apa yang akan dibuatnya dari sulaman Karawo. Yang jelas, kata Zaskia, akan disesuaikan dengan filosopinya dan nilai kerajinan sulaman karawo tersebut, “Ini surprise.. Nanti kalau dikasih tahu sekarang, gak surprise dong,” imbuh dia.

BACA  Disambangi Rusli Habibie, Ini Permintaan Petani di Pohuwato

Owner e-Commerce Wokuwoku.com ini mengaku terkagum-kagum dengan proses pembuatan karawo yang sangat rumit dan membutuhkan waktu dan itulah yang menjadi nilai tambah Karawo dan beberapa sulaman khas daerah lainnya di Indonesia.

“Saya bilang, Indonesia itu sudah sangat couture dengan proses pembuatannya sendiri, material yang dipakai. Tadi, aku pas lihat ternyata bagus banget menurut aku dan ada motifnya di sulam langsung di bajunya. Kalau dilihat semacam brokat. Nah, ini dengan sentuhan yang bagus, pastinya akan jadi lebih lagi,” terang perempuan kelahiran di Jakarta, 22 Desember 1990 ini.

Zaskia pun yakin jika dengan desain yang bagus, pakaian berbahan sulaman karawo ini bisa bersaing baik lokal maupun mancanegara. “Yaa, pastilah. Soalnya, aku pengalaman di Couture Fashion Week New York, bawa kain dari Lombok. Itu aja mereka tahu proses pembuatannya berapa lama, apalagi songket sampai 3 bulan. Dan itu mereka tidak berani lagi tanya harganya berapa,” kata dia.

BACA  37 Kepala Keluarga di Dusun Embung Terisolasi

Zaskia pun berharap agar pengrajin kain couture, seperti halnya pengrajin Karawo, agar benar-benar didampingi dan diberikan dukungan penuh kepada mereka. “Kita harus bangga banget dengan pengrajin yang super duper sabar buatnya. Sekarang sudah dibina Bank Indonesia, kita harus bangga dan ikut terjun support mereka,” ketus kakak Shiren Sungkar ini.

Terpisah, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo, Suryono, mengatakan, visi Bank Indonesia saat ini dalah membuat Karawo mendunia. Dengan mengundang perancang busana hijab, Zaskia Sungkar, agar kedepan karawo bisa semakin masif digunakan, “Jadi, karawo semakin banyak digunakan bukan hanya di dalam, tapi di luar negeri,” kata Suryono.

BACA  Rusli Habibie Sebut Laporan Abal-abal Hambat Program Pemerintah

Masih sejalan dengan promosi Karawo, Suryono mengaku sudah menyurat kepada Gubernur Gorontalo agar karawo bisa digunakan di lingkungan pendidikan, seperti SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. “Di UNG itu saja ada 25 Ribu mahasiswa. Kami di Bank Indonesia rutin pakai karawo tiap hari selasa.

Bahkan, jajaran Dewan Gubernur Bank Indonesia sudah memberi contoh, mereka menggunakan karawo. Misinya adalah, paling tidak karawo sama dengan batik Solo,” pungkasnya.(axl/hg)


Komentar