Selasa, 17 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Astaga…. 33 Warga Atinggola Keracunan

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Selasa, 13 September 2016 | 23:21 Tag: , ,
  

Hargo.co.id GORUT – Masyarakat Kecamatan Atinggola dibuat gempar, Senin (12/9). Ditengah semarak Idul Adha 1437, puluhan warga Dusun Dusun Botuali, Desa Ilomata terpaksa dilarikan ke Puskesmas karena diduga keracunan.

Hanya saja, hingga tadi malam pihak berwenang dalam hal ini petugas Puskesmas Atinggola belum memastikan penyebab keracunan yang dialami 33 warga tersebut.

Petugas Puskesmas telah mengambil sampel berupa air, makanan dan minuman sirup dari sejumlah rumah warga untuk diteliti. Dipastikan, setelah melalui pemeriksaan laboratorium sudah dapat diketahui penyebab keracunan.

“Kami belum bisa memastikan apa penyebab keracunan. Sampel kita sudah ambil dan pasien langsung ditangani secara serius oleh petugas Puskesmas Atinggola. Kondisi terakhir, para pasien sudah mulai membaik. 29 orang diinfus dan 4 orang hanya observasi,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Layanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Gorut, Yamin Lihawa, yang langsung menurunkan tim sesaat setelah mendengar informasi keracunan massal.

Informasi yang diperoleh Gorontalo Post, usai salat Idul Adha di masjid desa setempat, para warga kembali ke rumah masing-masing. Tak lama berselang, satu persatu warga dusun Botuali mengeluh mual dan pusing, bahkan ada yang muntah-muntah.

Awalnya warga setempat tak begitu peduli, dikira hanya mual-mual biasa. Hanya saja ternyata makin banyak warga yang mengalami hal serupa. Wagra lainya, bahkan langsung dirujuk ke Puskesmas Atinggola unbtuk mendapatkan perawatan medis.

Tak berapa lama, sebanyak 33 warga harus dilarikan ke Puskesmas.

“Sesuai informasi yang kami dapat, bahwa warga ini hanya mengkonsumsi air yang bersumber dari PDAM dan sirup. Belum diketauhi pasti apa penyebab keracunan tersebut, kami serahkan saja ke petugas. Besryukur, warga langsung mendapat perawatan medis,” ujar Kepala Desa Ilomata Marwan Boiya, ketika dihubungi Gorontalo Post, via selular, kemarin.

Dia mengaku, pasca indikasi keracunan ini, warga lainya langsung berinisiatif mencoba meminum air PDAM namun tidak berdampak apa-apa. Sehingga pihaknya berharap agar petugas kesehatan segera mengungkap penyebab keracunan tersebut.

Salah satu petugas medis Puskesmas Atinggola menerangkan, pasien pertama masuk itu pada pukul 11.00 Wita, kemudian berselang setengah jam kemudian pasien ke dua masuk dan setelahnya menyusul pasien lainnya yang semuanya berjumlah 33 orang.

Keran full, pasiean terpaksa dirawat di lorong. Bahkan ada lagi warga lainnya yang harus dilarikan ke Puskesmas di Kabupaten Bolmut karena ruang pelayanan Puskesmas Atinggola over.

Mendengar informasi tersebut, Bupati Gorut Indra Yasin sekitar pukul 16.30 Wita langsung menuju lokasi untuk meninjau kondisi korban. Dirinya meminta kepada pihak-pihak terkait untuk segera melakukan investigasi untuk mencari tau penyebab terjadinya keracunan tersebut.

Salah satu tokoh masyarakat Atinggola Raymond Datau mengatakan, untungnya tindakan medis yang dilakukan Dinas Kesehatan di Puskesmas Atinggola terbilang cepat.

Pihaknya mengapresiasi kinerja Dinas Kesehatan dan Puskesmas Atinggola juga besarnya perhatian Bupati Indra Yasin yang langsung turun mengunjungi para pasien di Psukesmas.(abk/idm/hargo)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar