Kamis, 25 Februari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Astaga! Oma-oma Dibekuk Saat Main Judi Togel

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Selasa, 14 Juni 2016 | 12:10 WITA Tag:
  


Hargo.co.di GORONTALO – Aksi perjudian di Kota Gorontalo rupanya masih saja berlangsung, meski di Bulan Ramadhan, perbuatan maksiat ini masih saja dilakukan, parahnya lagi aksi seperti ini sudah mengerogoti semua kalangan, termasuk para lansia sekalipun juga tak ketinggalan. Contohnya seperti di Kelurahan Limba U II, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.

Petugas Polres Gorontalo Kota membekuk seorang nenek berusia 73 tahun insial AL alias Ani. Ani dibekuk saat tengah asyik merekap kupon togel di kompleks Pasar Sentral Kota Gorontalo, Minggu, (12/6) sekira pukul 22.00 Wita.

BACA  Diperiksa 12 Jam, Abu Janda Jelaskan Soal Maksud Kalimat Islam Arogan

Penangkapan terhadap Ani berawal ketika Polres Gorontalo Kota mendapat laporan masyarakat akan aksi judi togel yang marak di kawasan Pasar Sentral Kota Gorontalo.

Dari informasi tersebut, petugas kemudian langsung bergerak dan menyelidiki biang togel di kawasan pasar ibu kota tersebut.

Dalam operasi tersebut, petugas mendapati Ani tengah asyik mereka kupon togel. Ia pun langsung ditangkap. Dari tangan Ani, petugas menyita uang sebanyak Rp 600 ribu, 4 lembar kertas rekapan, 2 lembar kertas karbon, 1 buah kalkulator, 1 buah buku tafsiran mimpi, 1 lembar kertas shio dan 4 buah pulpen.

BACA  Diduga Panik Kepergok Jalan dengan Selingkuhan, Oknum Wakil Ketua Deprov Seret Istri Pakai Mobil

Di TKP petugas juga mendapati salah satu ruangan. Di tempat itu ditemukan uang Rp 43.000, 1 kertas shio 1 lembar, 1 buku kertas tafsir mimpi, 2 lembar rekapan, 1 lembar kertas karbon dan dua buah kalkulator. Namun petugas tidak menemukan pemiliknya. Diduga ia telah kabur saat petugas hampir tiba di tempatnya.

BACA  Operasi Pekat Otanaha, Sebanyak 699 Botol Miras Diamankan Polda Gorontalo

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Rony Yulianto SH,SIK mengatakan, pihaknya akan selalu memerangi aksi perjudian yang menjadi penyakit masyarakat yang sudah sangat meresahkan itu. Bagi para pelaku akan diberikan sanksi tegas. “Kita tidak akan pandang buluh untuk menuntaskan kasus ini. Yang terbukti akan kita beri sanksi sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya. (tr-49/ar/hargo).


Komentar