Senin, 10 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Atasi Persoalan Sampah, Pemanfaatan Energi Terbaru dan Terbarukan

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Jumat, 16 April 2021 | 02:05 WITA Tag:
  Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin. (Foto: Alosius M. Budiman/HARGO)


Hargo.co.id, GORONTALO – Terobosan dalam penggunaan sampah untuk kepentingan energi pembangkit listrik sebagai bagian dari pemanfaatan energi terbaru dan terbarukan, diharapkan dapat mengatasi persoalan sampah yang terjadi di setiap daerah yang ada di Indonesia.

Ini sebagaimana yang disampaikan oleh Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin usai melaksanakan video konferens dengan pihak KPK, PLN dan Kementerian ESDM, Rabu (14/04/2021).

Bupati menjelaskan bahwa saat ini PLTU yang ada di Gorontalo Utara atau tepatnya PLTU Anggrek itu menggunakan batu bara. Juga sebagai upaya pemanfaatan energi terbaru dan terbarukan tersebut, penggunaan batubara tidak seratus persen dilaksanakan, namun ada berapa persen dicampur dengan sampah. 

“Dari sisi emisi, sampah lebih di bawah, dan juga ada jenis kayu lamtoro yang akan digunakan,” kata Indra Yasin.

Dengan terobosan seperti ini, diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam hal mengatasi persoalan sampah yang memang menjadi persoalan yang serius di setiap daerah. 

“Dengan pemanfaatan sampah menjadi bahan pembangkit tenaga listrik ini, dapat membantu daerah terutama memberikan solusi atas pengelolaan sampah yang ternyata dapat bernilai ekonomi,” tegasnya.

Jika sampah dapat memberikan nilai ekonomi kata Indra, tentu ini akan menjadi peluang juga bagi masyarakat dalam meningkatkan perekonomian mereka. 

“Dan ketika terjadi peningkatan ekonomi, maka dari sisi kesejahteraan tentu akan naik, dalam artian dapat menurunkan angka kemiskinan bagi daerah,” tandasnya. (abk/adv/hargo)

BACA  Cegah Klaster Baru, Gorontalo Utara Perketat Perbatasan dan Pelabuhan

Komentar