Audia Paramata – Fajar Prasetyo Sabet Nou-Uti 2019 

Audia Paramata (House of Abhie) dan Ibnu Fajar Prasetyo (Pohuwato) saat dinobatkan sebagai Nou-Uti 2019. Foto Istimewa/Culturnesia)

-

Hargo.co.id, GORONTALO – Grand Final Pemilihan Nou dan Uti Provinsi Gorontalo 2019 yang digelar di Hotel Damhil, UNG Kota Gorontalo, Jumat (29/11/2019) akhirnya menobatkan predikat Nou pada Audia Paramata perwakilan House of Abhie dan predikat Uti pada Ibnu Fajar Prasetyo, perwakilan Kabupaten Pohuwato.

Pemilihan Nou Uti Gorontalo 2019 berlangsung dengan meriah, ratusan tamu yang hadir menyaksikan malam grand final Nou dan Uti Provinsi Gorontalo 2019. Tak sedikit tamu dan pendukung yang hadir bersorak memberi semangat untuk perwakilan kabupaten dan kota. Para finalis Nou dan Uti  Gorontalo, tampil menawan dengan mengenakan gaun dan jas bermotif karawo.

Mereka berjalan di panggung utama dengan iringan musik yang menambah kemewahan dari grand final Nou dan Uti Gorontalo.

Di tahap pertama, yakni diumumkan top 8 nou dan uti, setelah itu seluruh finalis di cecar dengan berbagai pertanyaan seputar pariwisata, lingkungan, teknologi dan ilmu pengetahuan umum.

 Hingga masuk ke tahap tiga besar, ketiga finalis nou dan uti mengenakan pakaian adat daerah Gorontalo, Biliu dan Makuta, dicecar lagi dengan pertanyaan yang telah disiapkan juri dan panitia. Kemudian satu perwakilan juri memberikan pertanyaan kepada tiga finalis. Hingga akhirnya, dinobatkan Nou dan Uti Gorontalo.

Selain itu juga diumumkan penobatan atribut, diantaranya Duta Favorit, Duta Persahabatan, Duta Berbakat, Duta Fotogenik dan dua kategori tambahan yakni Duta Anti Narkoba dan Duta Germas.

Seperti yang dilansir Gorontalo Post, Audia Paramata mengaku, meraih mahkota Nou merupakan mimpi yang jadi kenyataan. Putri dari pasangan Alfian Paramata dan Lutvianawati Patiro  ini memang sudah merencanakan matang, kesiapannya mengikuti ajang Nou-Uti.

“Saya ingin melaksanakan program yang namanya tour and social activity. Itu artinya dimana kita akan memilih satu tempat wisata yang ada di Gorontalo dan kita melakukan kegiatan sosial dimana kita akan membersihkan dan mensosialisasikan, baik pada masyarakat atau wisatawan bahwa betapa pentingnya kebersihan di objek wisata sehingga terciptanya eco tourism seperti yang kita inginkan,” kata Audia terkait komitmen memajukan pariwisata .

Ia mengaku bersyukur bisa terpilih Nou Gorontalo 2019, menurutnya, mencapai predikat Nou jelas tidak gampang.

“Saya juga tidak menyangka terpilih dan saya juga tak berharap terpilih sebenarnya, tapi  alhamdulillah saya sangat bangga kepada orang-orang yang telah mensupport, sampai saya dinobatkan sebagai Nou Uti Gorontalo 2019. Semoga kedepan saya bisa bekerja dan bertanggung jawab dengan baik,”ujarnya.

Sementara itu, Fajar Prasetyo, mahasiswa jurusan sosiologi UNG, yang merupakan utusan Kabupaten Pohuwato, mengaku bangga bisa menyabet predikat Uti Gorontalo.

“Pastinya kedepan saya akan berkontribusi untuk mempromosikan pariwisata Gorontalo,”ujar Fajar, putra pasangan Sukardi dan Estiru Maenda  itu. (gp/hg)