Saturday, 25 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Awas Hujan Lebat Disertai Petir, BMKG Warning Ancaman Banjir

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Thursday, 29 September 2016 | 14:37 PM Tags: , ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Masyarakat Gorontalo harus waspada cuaca ekstrim yang muncul mendadak. Di musim peralihan seperti saat ini, hujan lebat disertai petir dan angin kencang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Salah satu penandanya adalah awan Cumulonimbus. Kemarin, (28/9), awan berbentuk hitam tebal yang setahun lalu menjatuhkan Maskpai Air Asia itu terlihat di langit Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.

Berkaitan dengan kondisi ini, BMKG Gorontalo mengeluarkan warning khusus untuk mewaspadai terjadinya hujan lebat yang muncul secara tiba-tiba bisa memicu banjir di wilayah dataran rendah yang rawan banjir. Begitu pun dengan angin kencang dan petir. Masyarakat patut waspada, utamanya para nelayan saat turun melaut.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Gorontalo Fathuri Syahbani menjelaskan, saat ini Gorontalo dan sebagian besar wilayah Indonesia sedang memasuki masa peralihan musim, yaitu transisi dari musim kemarau ke musim hujan.

“Untuk wilayah Gorontalo Utara (Gorut) peralihan ini akan segera berakhir dan masuk periode musim hujan akhir September ini. Itu karena wilayah Gorut termasuk wilayah/zona musim, artinya wilayah yang dari curah hujannya secara jelas dapat dibedakan antara musim hujan dan musim kemarau,” jelasnya.

“Musim Hujan di Gorut sendiri diperkirakan waktunya antara akhir September 2016 hingga Juni 2017 nanti. Dengan puncak curah hujan tertinggi antar Desember 2016 hingga Januari 2017,” terangnya.

Ada pun di wilayah bagian selatan Gorontalo, mulai dari Kabupaten Bone Bolango (Bonbol), Kabupaten Gorontalo, Boalemo, dan Pohuwato, diperkirakan pada Oktober nanti mulai memasuki masa curah hujan kumulatif yang lebih tinggi dari bulan-bulan lainnya.

(Visited 2 times, 1 visits today)

Pages: 1 2


Komentar