Kamis, 22 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ayah Tiri dan Tetangga Diduga Renggut Kesucian Bocah 10 Tahun

Oleh Berita Hargo , dalam Indonesia 99 Kata Metropolis , pada Minggu, 5 Januari 2020 | 16:05 WITA Tag:
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Seorang ayah seharusnya menjadi pelindung bagi anaknya. Namun, lain halnya dengan pria inisial HL (25) warga Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo yang diduga tega merenggut kesucian anak tirinnya sendiri. Sebut saja Bunga (nama samaran) yang kini telah kehilangan keperawanannya akibat perbuatan bejat ayah tirinya.

Parahnya lagi, ternyata tetangga HL yang insial RP (56) juga menjadi pelengkap penderitaan bunga yang diduga ikut melakukan perbuatan cabul terhadap bocah ingusan tersebut. Seperti yang dilansir Gorontalo Post, kejadian tersebut pertama kali dilaporkan pada 14 November 2019 lalu kepada aparat Kepolisian, oleh ayah kandung Bunga.

Setelah mendapatkan informasi itu, pihak Kepolisian kemudian melakukan penyelidikan mendalam guna mengumpulkan barang bukti serta keterangan dari sejumlah saksi.

Dari keterangan Bunga kepada pihak Kepolisian, dirinya dicabuli oleh ayah tirinya pada Kamis 1 Agustus 2019 sekitar pukul 24.00 Wita. Pada saat itu Bunga yang baru selesai menonton di rumah tetangganya, pulang ke rumah. Pada saat itu Bunga melihat ayah tirinya sedang duduk di depan rumah.

BACA  Tak Terima Hasil Pleno, Pendukung Nelson-Hendra Kepung Bawaslu

Tak menaruh rasa curiga, Bunga yang sudah dalam kondisi mengantuk, langsung masuk ke dalam kamar untuk tidur. Hanya saja, pada saat itu Bunga kaget ketika melihat lampu kamarnya mati dan sang ayah tiri sudah berbaring di sampingnya. Bunga pada saat itu berupaya untuk menghindar, namun sang ayah menariknya, sehingga keduanya pun berada berdekatan.

Tak cukup sampai di situ saja. Sang ayah tiri kemudian melancarkan aksinya dengan menggerayangi Bunga hingga akhirnya kehormatan Bunga pun terenggut. Bunga pun diancam oleh sang ayah tiri, apabila Bunga menyampaikan kejadian ini kepada orang lain, maka sang ayah tidak segan-segan untuk memukul Bunga. Merasa ketakutan, Bunga pun menyembunyikan kejadian itu. Bahkan setelah kejadian pertama itu, Bunga terus mendapatkan perlakuan serupa dari sang ayah tiri.

BACA  Tiga Orang Warga Kabila Tersengat Listrik, Seorang Meninggal Dunia

Parahnya lagi, kejadian yang menimpa Bunga, bukan hanya dilakukan oleh sang ayah tiri saja, akan tetapi RP (56) warga Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, yang merupakan tetangga Bunga, turut melakukan perbuatan yang sama. Motifnya yakni dengan membujuk Bunga untuk pergi mandi di sungai bersama dengan anak-anaknya RP.

Di sungai itulah, RP melaksanakan aksinya. Namun sebelum aksinya dilakukan, RP awalnya meminta anak-anaknya pulang terlebih dahulu, sehingga RP bisa dengan leluasa bersama dengan Bunga di sungai.

Kapolres Boalemo, AKBP Ahmad Pardomuan,SIK,MH melalui Kasat Reskrim AKP Raidmun Lahmudin,SE ketika diwawancarai menjelaskan, perbuatan para tersangka akhirnya berhasil diketahui setelah Bunga mengalami rasa sakit dari kemaluannya. Dari keterangan saksi-saksi serta korban, akhirnya pihak Kepolisian berhasil menangkap dua orang pelaku yakni ayah tiri korban yang bernama HL (25) dan tetangga korban RP (56). Ayah tiri korban melakukan perbuatan bejatnya pada Agustus 2019 dan RP selaku tetangga korban melakukan aksinya pada Oktober 2019.

BACA  Ini Jurus Jitu SMS Tingkatkan Ekonomi UMKM Pohuwato

“Atas perbuatan tersebut para tersangka dikenakan Pasal 81 ayat 2 dan atau Pasal 82 ayat 1 Undang-Undang nomor 17 tahun 2016 tentang Perpu nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan ke 2 Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Kini kedua tersangka telah ditahan untuk diproses lebih lanjut serta mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkasnya. (gp/hg)


Komentar