Rabu, 12 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ayo ke Jalan Tengah, Ada Sesuatu yang Baru

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Ragam , pada Sabtu, 13 Maret 2021 | 13:05 WITA Tag: , ,
  Suasana di Jalan Tengah saat ini, menjadi kawasan kuliner. (Foto :Sri Aprilia Mayang/HARGO)


Hargo.co.id,  GORONTALO – Jika seseorang mendengar kalimat Jalan Tengah, Kota Gorontalo, pasti yang terpikirkan adalah tempat kumuh, kotor dan gelap. Anggapan itu ternyata sudah hilang.

Kini Jalan Tengah, Kelurahan Limba B, Kota Gorontalo, sudah tampil beda. Ada sesuatu yang menarik untuk dijadikan alasan berkunjung ke tempat tersebut. Maklum, wilayah itu kini sudah didesain menjadi spot kuliner, oleh pemerintah Kota Gorontalo.

Menurut Kepala Dinas Permukiman dan Penataan Kota, Heru Zulkifli, itu dilakukan agar masyarakat setempat dapat meningkatkan dan mengembangkan perekonomiannya.

BACA  Bersua di Perbatasan, Ini Kesepakatan Forkopimda Gorontalo dengan Sulut 

“Kita buat disitu spot kuliner, agar masyarakat sekitar dapat memanfaatkan kawasan itu untuk meninggatkan perekonomian mereka,” kata Heru Zulkifli.

 Suasana di Jalan Tengah saat ini, menjadi kawasan kuliner. (Foto :Sri Aprilia Mayang/HARGO)

Suasana di Jalan Tengah saat ini, menjadi kawasan kuliner. (Foto :Sri Aprilia Mayang/HARGO)

Dirinya menambahkan, untuk menata Jalan Tengah menjadi tempat kuliner priamdona Kawasan Lasbejerin, pihak pemerinta Kota Gorontalo melalui Dinas Permukiman dan Penataan Kota, menghabiskan dana sebesar Rp 9 Miliar yang bersumber dari APBD denga pengerjaan multiyears selama 300 hari kalendar.

“Jadi Kawasan Lasbejerin ini ditata, dikelola dan difasilitasi kita menggunakan dana APBD. Hingga pada Desember kita sudah alih fungsi dari pihak ketiga,” jelasnya.

BACA  Jelang Ramadan, Polsek Tilongkabila Temui Santri dan Warga Kurang Mampu

Hingga kini dengan anggaran yang terbilang banyak, Jalan Tengah, Kelurahan Limba B ini, wajahnya berubah jauh, dari sebelumnya. Siapa saja orang yang pernah lewat Jl. Tengah ini pasti pangling.

Namun, meskipun begitu, ternyata pihak pemerinah tak memungut biaya apapun kepada UMKM yang memanfaatkan tempat kuliner primadona Kawasan Lasbejerin itu.

“Untuk sementara kita tidak berlakukan retribusi ataupun pajak yang dipungut oleh pemerintah. Karena kita tahu sekarang kondisinya mereka harusnya butuh uluran tangan pemerintah untuk berkembang. Namun dari mereka sendiri sudah membentuk kelompok yang namanya KPP (Kelompok Pemanfaat dan Pemeliharaan). Iuran nya mereka yang buat kesepakatan sendiri untuk kepentingan pemeliharaan,” katanya.

BACA  Sebelum Ditutup, Penjagaan di Wilayah Perbatasan Mulai Diperketat 

Pemerintah Kota Gorontalo juga berharap, tempat kuliner Kawasan Lasbejerin tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh pelapak UMKM.

“Harapannya, itu bukan hanya menjadi pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar tapi juga untuk UMKM yang lain untuk mengembangkan perekonomiannya,” kuncinya Heru Zulkifli. (lya/hargo)

 Suasana di Jalan Tengah saat ini, menjadi kawasan kuliner. (Foto :Sri Aprilia Mayang/HARGO)

Suasana di Jalan Tengah saat ini, menjadi kawasan kuliner. (Foto :Sri Aprilia Mayang/HARGO)

Komentar