Jumat, 26 Februari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Azis Syamsuddin Sebut Gorontalo Butuh Perhatian Khusus

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Rabu, 10 Februari 2021 | 00:05 WITA Tag: , ,
  Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin, saat mengikuti Rapat Konsultasi dengan jajaran Forkopimda Provinsi Gorontalo, di Aula Rujab Gubernur, Selasa (09/02/2021). (Foto: Istimewa/HUMAS)


Hargo.co.id, GORONTALO – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo, bersama Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim, mengikuti rapat konsultasi dengan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Selasa (09/02/2021)

Rapat penyerapan aspirasi itu, membahas tentang isu terorisme dan separatisme yang menghangat di Gorontalo dalam beberapa minggu terakhir, diantaranya ada tujuh terduga teroris yang ditangkap di Kabupaten Pohuwato dan sudah dibawa oleh Tim Densus 88 ke Jakarta.

BACA  Idris Rahim Dorong Mahasiswa Gorontalo Kembangkan Penelitian Tanaman Palma

Dalam rapat tersebut Azis Syamsuddin menyambut baik aspirasi yang ada dan berjanji akan membahas di tingkat pusat dengan kementrian terkait. Menurutnya Provinsi Gorontalo butuh perhatian khusus karena berpotensi menjadi lalu lintas paham radikal.

“Kami sangat berterima kasih atas masukan-masukan ini. Pandangan dari pada TNI-Polri sama, Gorontalo ini sebagai lalu lintas (paham radikal). Tinggal bagaimana kita memutus ini,”ungkap Azis Syamsuddin.

BACA  Bahas Metode Pengadaan Barang dan Jasa, Gubernur Gorontalo Temui LKPP

Selain itu aspirasi lain yang diserap dwlam rapat tersebut yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia, pariwisata termasuk penyediaan lembaga pemasyarakatan (lapas) yang representatif. Ia berharap bisa memperjuangkan khususnya dalam hal anggaran.

Selain politisi Partai Golkar itu, sejumlah anggota DPR RI yang membawahi bidang Politik Hukum dan Keamanan ikut diajak, diantaranya Putri Anneta Komarudin dari Komisi XI, Jhon Kennedy Azis dari komisi VIII dan Andi Rio dari Komisi III.

BACA  Rusli Habibie Tegaskan Penggunaan Anggaran Fokus pada Program Prioritas

Disamping itu hadir juga Ilham Pangestu dari Komisi I, Hetifah Sjaifudian dari komisi X, Rudi Maksud Komisi III, Sari Yuliyanti komisi III, serta Idah Syahidah dari komisi VIII yang juga istri dari Gubernur Gorontalo.(zul/adv/hargo)


Komentar