Jumat, 25 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Baca Teks Proklamasi, Sejarah Baru Bagi Syam T. Ase

Oleh Deice Pomalingo , dalam Advertorial Legislatif , pada Senin, 17 Agustus 2020 | 18:30 WITA Tag: ,
  Ketua DPRD Syam T Ase saat membacakan teks proklamasi untuk pertama kalinya di tingkat Kabupaten Gorontalo. (Foto Istimewa/HUMAS)


Hargo.co.id, GORONTALO – Meskipun sudah beberapa kali membacakan teks proklamasi dalam rangka HUT RI di tingkat Kecamatan, namun hari ini, senin (17/08/2020) adalah sejarah pertama kalinya Ketua DPRD Syam T Ase (STA) membacakan teks proklamasi tingkat Kabupaten Gorontalo, sejak dirinya terpilih menjadi Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo setahun yang lalu.

Syam T Ase yang diwawancarai seusai melaksanakan upacara bendera mengatakan, ini adalah pertama kalinya ia membacakan teks proklamasi di tingkat pemerintah Kabupaten Gorontalo, walaupun memang sejak menjadi anggota DPRD pertama kalinya di tahun 2009, dirinya sudah beberapa kali membacakan teks proklamasi pada pelaksanaan HUT RI tingkat kecamatan Batudaa Cs.

BACA  Sabet Penghargaan Nasional, Nelson Apresiasi Kinerja PDAM

“Memang ini pertama kalinya di tingkat kabupaten dan ini tentunya sangat istimewa, apalagi ditengah pandemic dan pertama dalam sejarah untuk Kabupaten Gorontalo baru pertama kali ini upacara dilaksanakan di rumah dinas Bupati, karena selama ini upacara HUT-RI selalu dilaksanakan di lapangan GOR,” ungkap Syam. Lanjut dikatakan Syam, peringatan HUT-RI kali ini juga bertepatan dengan akhir masa jabatan Bupati Nelson Pomalingo. “Saya sebagai ketua DPRD pertama kalinya mendampingi beliau membacakan teks proklamasi dan tentunya saya berdoa semoga pada pelaksanaan upacara peringatan HUT-RI selanjutnya insya allah masih tetap bersama beliau (Nelson.red),” jelas Syam.

BACA  Pelaksanaan MTQ Wajib Ikuti Protokol Kesehatan

Aleg tiga periode ini menambahkan, memaknai HUT RI ke 75 tahun ini tentunya kita berbangga diri dengan usia seperti ini semangat dan tentunya apa yang diperjuangkan oleh pada pejuang dan pahlawan kita kala itu insya allah masih kita teruskan sampai dengan saat ini, tetapi tentunya lebih pada berjuang untuk memerangi kemiskinan, kebodohan, meningkatkan ekonomi, berjuang melawan covid-19.

BACA  Tak Ditempati, Aleg Usul Rudis di Gorontalo Utara Dijual Saja

“Kemerdekaan ini insya allah benar-benar dirasakan oleh rakyat, arti kemerdekaan yang sebenarnya, merdeka dari segala hal dan bebas dari kemiskinan,” tandas politisi PPP ini. (wie/adv/hg)


Komentar