Sabtu, 12 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bahas Pembangunan di Gorontalo, Gubernur Temui Menteri PPN di Jakarta

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Selasa, 5 Januari 2021 | 16:05 WITA Tag: , ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat menemui Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa di Jakarta, Selasa (05/01/2021). (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menemui Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa di Jakarta, Selasa (05/01/2021).

Kunjungan itu dilakukan Rusli Habibie sebagai langkah untuk bergerilya di Jakarta pada awal tahun 2021 ini, untuk memperjuangkan pembangunan di Gorontalo.

Salah satu poin penting pertemuan tersebut memastikan kelanjutan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Penanganan Banjir di Gorontalo. Perpres yang digodok sejak akhir tahun lalu itu progresnya sedang di bahas di Sekretariat Negara (Setneg) sebelum diteken Presiden Joko Widodo.

BACA  Ini Alasan Gaji 13 Empat Daerah di Gorontalo Ditunda

“Tadi pak Suharso menyampaikan draf Perpres sudah di Setneg. Kita berharap paling lambat bulan depan sudah ditandatangani. Kita akan jadwalkan Pak Suharso bisa datang untuk memulai pekerjaan penanganan banjir di Gorontalo,” ucap Gubernur Rusli usai pertemuan.

Rusli menyebut, Menteri Suharso sangat peduli dan komitmen untuk perencanaan dan penganggaran pembangunan di daerah. Selain mendorong terealisasinya Perpres, Suharso ikut mengawal program program strategis nasional serta program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Gorontalo yang nilainya lebih dari Rp900 miliar.

BACA  Diresmikan Gubernur, Mobil Laboratorium untuk Gorontalo Mulai Beroperasi

“Alhamdulillah tahun ini kita masih mendapatkan alokasi untuk kelanjutan pembangunan jalan GOR segemen tiga dan beberapa jalan strategis nasional. Untuk program PEN salah satunya membiayai pembangunan Rumah Sakit drm Hasri Ainun Habibie,” imbuh Rusli.

BACA  Rusli Habibie: Jangan Hanya Mengejar Target Fisik dan Keuangan

Jika program PEN 2021 disetujui pemerintah maka dipastikan pembangunan rumah sakit Ainun sudah bisa dikerjakan awal tahun ini. Rusli berharap skim pembayaran PEN tahun 2021 sama dengan tahun sebelumnya yakni tanpa dikenakan bunga.

Selain menemui Menteri PPN/Bappenas, Gubernur Rusli diagendakan bertamu ke kantor Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo. Pertemuan untuk memperjuangkan alokasi bantuan penanganan covid-19 termasuk bantuan alat kesehatan (alkes).(zul/adv/hargo)


Komentar