Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bakso Cakalang, Sebuah Inovasi dari Desa Pelehu

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Senin, 26 November 2018 | 10:00 WITA Tag:
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Selain menjadi produk asapan (ikan asap,red), ikan cakalang ternyata bisa diolah menjadi bahan baku bakso. Hal itu sebagaimana dilakukan masyarakat Desa Pelehu, Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo.

Memanfaatkan bahan baku ikan cakalang, masyarakat Desa Pelehu mengolah menjadi bakso cakalang. Inovasi itupun memberikan multimanfaat. Selain menambah nilai jual, produk yang dihasilkan turut memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

Inovasi pembuatan bakso cakalang ini lahir dari kondisi geografis Desa Pelehu, yang merupakan salah satu desa pesisir di Kecamatan Bilato. Kondisi geografis itu membuat Desa Pelehu memiliki hasil komiditi laut yang melimpah. Di antaranya ikan cakalang.

BACA  Prioritas Pemberian Vaksin ke Tenaga Medis dan di Zona Merah

Hasil tangkapan ikan cakalang yang melimpah itu mendorong masyarakat Desa Pelehu menelorkan inovasi untuk pembuatan bakso cakalang. Produk bakso dipilih karena merupakan salah satu olahan makanan yang sangat digemari oleh semua lapisan masyarakat. Bakso memiliki rasa yang khas, enak serta kaya gizi.

“Ikan cakalang sangat berpotensi untuk diolah menjadi bakso karena daging ikan cakalang mengandung protein tinggi yang banyak dikonsumsi masyarakat,” ujar Ketua Tim Pendamping Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Bilato Meyulan Rauf.

Setelah melihat potensi dan peluang yang ada, masyarakat Desa Pelehu yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Pengelola Hasil Laut (KM Pahala) menciptakan olahan makanan berbahan dasar ikan cakalang. Yakni Bakso Cakalang.

BACA  Persami Saka Wira Kartika dengan Protokol Kesehatan

“Tujuan pengolahan ini tidak lain adalah untuk meningkatkan nilai jual dari ikan cakalang, sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat,” ungkap Meyulan Rauf.

Lebih lanjut Meyulan Rauf menyampaikan, pengolahan ikan cakalang menjadi bakso dapat dilakukan dengan mudah. Produk bakso yang dihasilkan memiliki daya simpan lama serta nilai ekonomis yang tinggi.

“Produk olahan bakso cakalang memiliki peluang usaha yang baik karena bisa bekerja sama dengan rumah makan atau restoran yang menyediakan aneka olahan bakso,” kata Meyulan Rauf.

Inovasi yang dilakukan masyarakat Desa Pelehu menunjukkan, memproduksi dan mengolah suatu produk hasil laut yang bernilai ekonomis, tidak harus menggunakan bahan dari luar daerah dan peralatan yang canggih dan modern.

BACA  Satgas Pastikan Kehalalan Vaksin Covid-19

Cukup memnfaatkan potensi hasil laut dengan peralatan yang sederhana. Menekuni suatu pekerjaan akan menghasilkan komunitas masyarakat yang kreatif dan inovatif dalam menghadapi persaingan ekonomi. Bahkan dengan kreativitas dan inovatif dapat menjawab tantangan permasalahan sosial yang ada yaitu mengurangi pengangguran.

“Diharapkan pada penganggaran 2019 pemerintah desa dapat memperhatikan dan mengembangkan kreativitas dan inovasi yang ada sesuai dengan potensi wilayah dan keadaan penduduk,” imbau Meyulan. (san/gp/hg)


Komentar