Rabu, 6 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Balap Liar Marak dan Bikin Resah, Polda Sambangi Sekolah

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Kamis, 20 Juli 2017 | 09:43 Tag: ,
  

hargo.co.id GORONTALO – Meski diancam dengan hukuman maupun sanksi tegas, hal tersebut tidak membuat para pelaku balap liar kapok. Bahkan tidak sedikit yang meninggal dunia akibat kecelakaan saat balapan liar. Namun hal tersebut tetap dilakoni oleh para remaja. Contohnya saja yang ada di Kota Gorontalo, dimana di sejumlah jalan dijadikan lokasi balapan liar.

Atas kejadian tersebut, Polda Gorontalo, melalui jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) secara serentak mendatangi sejumlah sekolah menengah atas yang ada di Kota Gorontalo, Selasa (18/7). Langkah ini diambil karena menurut informasi masyarakat, para oknum pelaku balap liar umumnya adalah remaja yang masih duduk di bangku SMP dan SMA. Anggota pun berupaya semaksimal mungkin lewat himbauan maupun sosialisasi terkait dengan balap liar.

Kanit Dikmas Subdit Dityasa, Iptu P Tahero Buba, mengatakan, kecelakaan lalu lintas di jalan raya khususnya kecelakaan sepeda motor merupakan angka kecelakaan tertinggi di Gorontalo. “Sebelum melakukan perjalanan, periksa seluruh kelengkapan berkendara terutama helm, rem dan kelengkapan kendaraan yang selama ini dapat memicu kecelakaan lalu lintas,” Ujar Tahero di depan 388 siswa di salah satu sekolah menengah atas di Gorontalo.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Tri Cahyono, menambahkan, pihaknya akan rutin melakukan penjagaan dan razia di sejumlah lokasi yang selama ini menjadi tempat favorit para oknum pelaku balap liar di Kota Gorontalo. “Jika kedapatan, akan kita tindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Ditambahkan pula, Kapolda Gorontalo, Brigjend Pol Drs Rachmad Fudail juga telah meminta kepada seluruh Polres jajaran untuk lebih meningkatkan pelaksanaan sosialisasi dan razia untuk memberantas aksi balap liar di seluruh wilayah Gorontalo.(TR-45/hg)

(Visited 5 times, 1 visits today)

Komentar