Sabtu, 27 Februari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bandar Narkoba Sontoloyo Lebih Baik Dicincang untuk Buaya

Oleh Aslan , dalam Headline Kabar Nusantara , pada Rabu, 11 Oktober 2017 | 05:00 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id, JAKARTA – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) merasa heran karena ada pihak yang membela bandar-bandar narkoba yang ditembak mati. Menurutnya, bandar narkoba merupakan penjahat yang harus dimatikan agar tak merajalela.

“Yang sontoloyo ini (bandar narkoba, red) yang dibela terus. Apa jangan-jangan mereka (yang membela) ini bagian mafia sindikat?” ucap penegak hukum yang beken disapa dengan panggilan Buwas itu di kantornya, Selasa (10/10).

BACA  McDonald's Kota Gorontalo Terbakar

Mantan Kabareskrim Polri itu menambahkan, BNN bertindak tegas terhadap para penjahat narkoba karena efek barang haram yang beredar memang merusak generasi bangsa. Sayangnya, katanya, upaya BNN menembak penjahat narkoba justru dicibir.

BACA  SE Penting, PNS dan PPPK yang Mendukung Ormas Terlarang Bisa Dipecat

Namun, Buwas memastikan cibiran itu tak membuat BNN surut langkah memerangi penjahat narkoba. Menurutnya, harus ada efek jera agar para penjahat narkoba tak terus-menerus merajalela.

“Ya biar mereka itu pada jera, hukumnya jangan ditembak, sekalian hukum cincang saja,” katanya.

Buwas menegaskan, hukuman cincang saja belum cukup. Agar BNN tak disalahkan sebagai pelanggar hak asasi manusia (HAM), maka para penjahat narkoba akan dijadikan makanan buaya.

BACA  Punya 3 Lahan di Amerika Serikat, Total Harta Bupati Sabu Raijua Segini

“Nanti biar sekalian daging mereka dimakan buaya, jadi kalau ada yang disalahkan pelanggaran HAM, si buaya yang kena HAM, BNN enggak,” tegasnya.(nia/jpg/hg)


Komentar