Minggu, 25 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bandungan Olopohu Kering, 2 musim Petani Gagal Panen

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 26 Maret 2016 | 14:59 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Bendungan Alopohu yang ada di Desa Bongomeme, Kecamatan Dungalio, Kabupaten Gorontalo, saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Bendungan yang menjadi tumpuan para petani ini, kini mengalami kekeringan, bahkan debit air yang tersedia tidak mampu mengairi lahan pertanian.

Musim kering yang berkepanjangan, membuat warga sekitar bendungan merasa resah. Sebab jika hal ini terus berlanjut di khawatirkan akan berdampak pada tingkat penghasilan petani. Apalagi dalam 2 musim terakhir petani di daerah ini telah mengalami gagal panen lantaran lahan pertanian yang mengalami kekeringan.

BACA  Pilkada Kabgor Dominasi Temuan Laporan Pelanggaran di Bawaslu

Bahkan untuk saat ini saja para petani belum bisa memastikan kapan mereka akan melakukan penanaman padi, sebab sementara ini stok air di bendungan sudah tidak ada lagi.

Pantauan Gorontalo Post (group hargo) (25/5) kemarin Sekitar Pukul 15.00 wita, Kondisi debit air Bandungan Alopohu tersebut terlihat sangan memprihatinkan, bahkan saluran air yang menghubungkan Bandungan Alopohu menuju Lahan Pertanian Limboto Barat terlihat kering. hal tersebut di karenakan, lantaran Kondisi air yang ada di Sungan Pohu serta Sungai Alo Juga ikut Kering, Sehingga air yang mengaliri ke are Bandungan Tak ada lagi.

BACA  Mendagri Tunjuk Mitran Tuna dan Mohamad Nadjamuddin Pjs Bupati

Saat di temui Rais Talib Pengelolah Bandungan Alopohu Mengatakan, Sudah mampir Kurang lebih tujuh bulan KOndisi air yang ada di bandungan ini kering, bahkan untuk bagian yang di salurkan ke wilayah pestanian sudah tak ada lagi, sehingga dua kali musim panen saat ini, para petani mengalami Gagal panen. selama dirinya menjadi penjaga Bandungan Ini baru pertama kali dirinya merasakan hal yang seperti ini.

BACA  Operasi Yustisi Tingkatkan Disiplin Masyarakat Terhadap Protokol Kesehatan

sementara Abdul Rahman A Djafar Juga mengatakan, kondisi ini memang sudah dari tahun 2015 kemarin, meski beberapakali di guyuri hujan, namun hal terseut tak bisa membantu membantu Bandungan ataupun, Sungai yang ada di kabupaten gorontalo ini terisi air, belum bisa di pastikan kapan debit airi ini akan kembali normal lagi, lantaran memang dilihat kondisinya sangat parah.(tr-48/hargo)


Komentar