Selasa, 19 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Banggar Gorontalo Utara Soroti Dana Hibah 2021 Sebesar Rp 3,3 M

Oleh Berita Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara Legislatif , pada Rabu, 2 Desember 2020 | 04:05 WITA Tag: ,
  Pembahasan KUA-PPAS tahun anggaran 2021 oleh Banggar DPRD Gorut dan dihadiri oleh TAPD dan para OPD lainnya, Selasa (1/12) kemarin.


Hargo.co.id, GORONTALO – Porsi dana hibah yang diusulkan eksekutif untuk tahun anggaran 2021, diminta untuk dapat melampirkan penjelasan yang real terutama peruntukannya karena harus dijelaskan. DPRD Gorontalo Utara (Gorut) melalui Banggar menyorot karena rincian tak disertakan.

Penegasan ini disampaikan Ketua DPRD Gorontalo Utara, Djafar Ismail dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2021, Selasa (01/12/2020.  Perlu diketahui, rencana anggaran 2021 belanja hibah sebesar Rp 3,3 Miliar, namun untuk rinciannya itu tidak disertakan kemana saja peruntukannya.

BACA  Indra Yasin Segera Isi Jabatan yang Kosong

“Saya minta kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk dapat membuat rincian atas belanja hibah sebesar Rp 3,3 Miliar tersebut,” ungkapnya.

Untuk anggaran yang besar itu, kata Djafar Ismail, harus jelas. Hibanya untuk siapa dan dalam rangka apa? Olehnya, ke mana saja anggaran tersebut sudah harus disebutkan dan ditetapkan.

BACA  Soal Interpelasi, Matran: Sikap DPRD Tergantung Penjelasan Bupati

“Agar kami juga dapat mengetahui persis dana hiba tersebut untuk apa,” tegas Djafar Ismail.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara, Roni Imran juga menegaskan bahwa tahun anggaran 2021 daerah mengalami defisit yang cukup besar. Namun masih ada anggaran untuk dana hiba.

BACA  Jika Tak Ingin Divaksin, Jangan Membahayakan Orang Lain

“Tak ada yang melarang untuk hiba, namun itu dapat diajukan jika kita surplus,” ungkap Roni Imran.

Lebih lanjut dicontohkan, pada tahun kemarin ketika mengajukan pembangunan Rusunawa di Gentuma justru ditolak karena alasannya defisit.

“Namun ini justru terbalik, defisit anggaran besar, namun ada dana hibah,” ujarnya. (abk/hg)


Komentar