Senin, 29 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bangkitkan Semangat Belajar, Perlu Gunakan Metode Sekolah Kreatif

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Senin, 25 Oktober 2021 | 02:05 AM Tag:
  Kepala Dinas Pendidikan Gorontalo Utara, Irwan A. Usman

Hargo.co.id, GORONTALO – Tingginya angka siswa yang bolos atau tidak masuk sekolah di Gorontalo Utara (Gorut), perlu mendapat perhatian. Salah satu gagasan instansi terkait yakni bangkitkan semangat belajar dengan menggunakan metode sekolah kreatif. 

“Tingginya angka siswa bolos di Gorontalo Utara perlu dipikirkan solusinya. Apalagi angka 17,8 persen siswa yang bolos itu, diakibatkan oleh kejenuhan belajar sistem daring,” kata Kepala Dinas Pendidikan Gorontalo Utara, Irwan A. Usman.

Lanjut katanya, semangat belajar anak sekolah atau para siswa tersebut perlu untuk dibakar lagi, agar mereka memiliki semangat untuk mengikuti mata pelajaran. Pihaknya kini telah mengembangkan sekolah kreatif sebagai salah satu solusi untuk membangkitkan semangat belajar siswa. 

“Saat ini kita telah mengembangkan sekolah kreatif dalam bentuk pembimbingan kepada para siswa agar mereka tidak merasa jenuh saat mengikuti proses pembelajaran,” katanya.

Metode sekolah kreatif tersebut, kata Irwan A. Usman, dengan membagi proses pembelajaran 50 persen menggunakan metode daring dan 50 persennya lagi untuk pembimbingan. 

“Akan ada tatap muka, tetapi sifatnya berupa pembimbingan. Untuk tatap muka dalam seminggu 40 jam pelajaran yang jika dibagi setiap hari akan ada 8 jam pelajaran selama 5 (lima) hari sekolah,” jelasnya. 

Metode yang digunakan tersebut, menurut Irwan A. Usman, dikarenakan untuk proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sampai saat ini masih belum dilaksanakan. 

“Kenapa demikian, karena masih banyak kendalanya yang salah satu kendala tersebut muncul dari tenaga pendidik itu sendiri yang sulit, dikarenakan desain kurikulum dan penyederhanaan dalam keadaan darurat seperti saat ini,” ungkap Irwan A. Usman.

Kompetensi yang diharapkan oleh siswa di masa pandemi saat ini tentu kondisinya tidak didukung dengan proses PTM. Sehingga dirasa sulit. Namun demikian Irwan A. Usman, menegaskan bahwa pandemi ini sebenarnya merupakan tantangan dan juga peluang. 

“Tantangannya karena sulit melakukan PTM dan peluangnya tentu kesulitan yang dihadapi tersebut harus dijawab dengan ide kreatif dan gagasan,” kuncinya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 10 times, 1 visits today)

Komentar