Rabu, 23 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bangun Ekonomi Kerakyatan, Rp 17,9 M Dikucurkan ke Batudaa Pantai

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Kab. Gorontalo , pada Minggu, 1 Maret 2020 | 11:30 WITA Tag: ,
  Penyerahan secara simbolik daftar isian penggunaan anggaran (DIPA) Kecamatan Batudaa Pantai. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo (Kabgor) terus mendapat perhatian pemerintah. Guna membangun ekonomi rakyat, tahun ini Pemda Kabgor mengucurkan dana sebesar Rp17,9 miliar untuk kecamatan pesisir pantai selatan itu. Anggaran ini berupa dana desa, anggaran dana desa, anggaran untuk kecamatan serta anggaran pembangunan lainnya.

“Diharapkan DIPA di 2020 ini bisa jadi stimulus dalam pengembangan ekonomi sekitar Batudaa Pantai,” ucap Sekretaris Bappeda Kabupaten Gorontalo, Bambang pada penyerahan Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) Kecamatan Batudaa Pantai, kemarin (28/02/2020).

BACA  Bahas Optimalisasi Jamsostek, Deputi BPJS Ketenagakerjaan Temui Wagub Gorontalo

Dirinya yakin dengan anggaran yang mencapai Rp17,9 miliar itu bisa memprovokasi masyarakat untuk melakukan pembangunan lebih baik lagi.

“Karena saya kenal sekali masyarakat di sini. Mereka memiliki semangat yang tinggi, kompak yang suka tantangan. Sehingga harapan saya, semangat pembangunan di 2020 bisa lebih baik lagi,” sambung Bambang.

Tak hanya penyerahan DIPA, kegiatan tersebut juga di rangkaian dengan pelaksanaan Musrembang untuk tahun anggaran 2021. Bambang mengarakan karena Batudaa Pantai sebelumnya telah melakukan pra Musrembang, sehingga Musrembang RKPD 2021 tinggal menindak lanjuti apa yang dibahas sebelumnya.

BACA  Capai 39.16 Persen, Realisasi Belanja APBD Provinsi Gorontalo Tertinggi se Indonesia

“Usulan yang nanti akan disepakati sebentar masih status, usulan yang akan dibahas. Belum usulan yang resmi. Oleh karena itu, kalau misalnya ada tahun ini belum sesuai harapan. Atau mungkin masih belum tercover, maka kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya,” jelasnya.

Terlebih lanjut Bambang untuk 2020 ini banyak program pembangunan yang harus tertunda. Karena APBD Kabupaten Gorontalo yang terkuras untuk membiayai Pemilihan Kepala Daerah yang bakal digelar September mendatang. Kurang lebih ada Rp70 miliar anggaran yang tersedot untuk pemilihan bupati dan wakil bupati nanti.

BACA  Perda Harus Jadi Pijakan

“Sangat besar anggaran yang kita keluarkan untuk memilih pemimpin, karena itu jangan disia-siakan, kita harus menyukseskan Pilkada ini,” tegas Bambang.

Sementara itu Camat Batudaa Pantai Fadli Poha menambahkan Musrembang untuk RKPD 2021 ini telah diawali dengan Musrembang di masing-masing desa. Rumusan dari desa itu, kemudian dibahas lagi melalui pra Musrembang yang digelar beberapa waktu lalu.

“Saya berharap semua yang kita bicarakan sesuai dengan apa yang sudah direncanakan,” ujar Fadli Poha. (red/hg)


Komentar