Rabu, 3 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bangun Kerja Sama, Idris Rahim ke Balit Palma Manado

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Minggu, 14 Februari 2021 | 10:05 WITA Tag: , ,
  Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim saat melihat jenis kelapa Genjah Pandan Wangi yang dikembangkan di Balit Palma Sulawesi Utara, Sabtu (13/02/2021). (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Guna menjalin kerja sama dalam hal pengembangan tanaman kelapa yang menjadi salah satu prioritas Pemprov Gorontalo dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani, Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim melakukan kunjungan kerja ke Balai Penelitian Tanaman (Balit) Palma Kementerian Pertanian di Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (13/02/2021).

Dalam kesempatan itu H. Idris Rahim mengatakan bahwa pihak Pemprov Goronralo akan mengembangkan tanaman kelapa melalui kerja sama antara Balai Penelitian Tanaman Palma dengan Dinas Pertanian.

“Kerja sama tersebut sangat dibutuhkan karena Balit Palma memiliki inovasi dan teknologi pendukung lainnya dalam pengembangan berbagai varietas kelapa. Inovasi dan teknologi itu akan mendukung upaya Pemprov Gorontalo dalam melakukan program peremajaan kelapa, perluasan tanam, hingga pengembangan varietas kelapa baru,” kata H. Idris Rahim.

BACA  20 Tahun Penjara Menanti Tersangka Bom Ikan di Torosiaje

Wagub juga menuturkan bahwa banyak inovasi yang dibuat oleh balai tersebut, yaitu tidak hanya pengembangan kelapa, akan tetapi tanaman palma lainnya. Tentunya melalui kerja sama dengan Balit Palma ini diharapkan produksi dan produktivitas tanaman kelapa di Gorontalo akan terus meningkat.

Pada kesempatan itu Kepala Balit Palma Kementan, Ismail Maskromo menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung program peremajaan dan pengembangan varietas kelapa baru di Gorontalo. Ismail menilai, Gorontalo memiliki potensi yang besar untuk pengembangan tanaman kelapa.

BACA  Usulan Program Pemprov Gorontalo Diterima Menteri PPN

“Kami siap bekerja sama dengan Pemprov Gorontalo untuk meremajakan kelapa yang sudah tua, termasuk mengembangkan varietas kelapa yang cepat berbuah namun lambat bertambah tinggi,”ujar Ismail Maskromo.

Salah satu varietas kelapa yang akan dikembangkan di Gorontalo adalah kelapa Genjah Pandan Wangi. Kelapa pandan merupakan jenis kelapa eksotik yang dikonsumsi dalam bentuk kelapa segar. Jenis kelapa yang sudah bisa dipanen dalam waktu dua hingga tiga tahun sejak ditanam ini sangat mendukung sektor pariwisata melalui penyediaan kelapa segar untuk memenuhi kebutuhan restoran dan destinasi wisata.

BACA  Gubernur Rusli Habibie Soroti Masalah Pertanian di Gorontalo

“Tahun ini kita menyiapkan 1.000 bibit pohon kelapa pandan yang akan disebar ke Kabupaten/Kota. Kita juga akan melakukan peremajaan kelapa dan perluasan tanam kelapa seluas 1.500 hektar,” pungkas Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Muljady Mario, yang turut mendampingi Wagub Idris Rahim pada kunjungan kerja tersebut.(adv/zul/hargo)


Komentar