Rabu, 1 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bangun Tanggul Darurat di Kelurahan Bugis, Pemprov Berdayakan Warga

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Selasa, 4 Agustus 2020 | 21:05 PM Tag: ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (Pakaian Safari warna hitam) saat meninjau warga Kelurahan Bugis karung yang akan diisi pasir untuk pembuatan tanggul darurat, Selasa (4/8/2020). (Foto : Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pembangunan tanggul darurat atau sementara di Kelurahan Bugis, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo mulai dilaksanakan, Selasa (4/8/2020. Pemprov Gorontalo memberdayakan warga sekitar yang dibantu anggota TNI untuk membangun tanggul sementara yang dibuat dengan cara karung diisi pasir itu.

Setiap karung dihargai 5.000 yang selanjutnya di angkut ke bibir sungai dan disusun secara rapi.

Seribu karung dan tumpukan pasir disiapkan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II. Untuk biaya operasional ditanggung oleh pemerintah provinsi bersama pemerintah kota. Sementara, untuk makan siang bagi pekerja ditanggung pemerintah kota.

“Kemarin saya datang dan janji, alhamdulillah hari ini sudah ada kegiatan. Ini sementara atau darurat karena pembuatan tanggul dan normalisasi sungai ini anggarannya cukup banyak. APBD provinsi maupun kota tidak cukup, sehingga kami akan berjuang dan Alhamdulillah Menteri PPN/Bappenas Pak Suharso sangat mendukung,” jelas Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat meninjau pekerjaan.

Pada kesempatan itu, Gubernur Rusli kembali menjelaskan tentang pentingnya pembangunan waduk Bone Ulu untuk menanggulangi banjir. Waduk itu sempat diusulkan menjadi Program Strategis Nasional (PSN) bersamaan dengan Waduk Bulango Ulu, belakangan usulan itu tidak terakomodir karena ada penolakan pemerintah dan warga Bone Bolango.

“Kalau kita ingin betul betul bebas dari banjir, insyaallah harus jadi Waduk di Bone Ulu. Seperti yang ada di Bulango Ulu. Sekarang sudah pembebasan lahan dan anggaran pembangunannya Rp2,2 triliun. Sudah disetujui Bapak Presiden,” imbuhnya.

Terakhir, Rusli Habibie berharap doa dan dukungan masyarakat agar rencana dan lobi anggaran itu bisa teralisasi. Rusli menyebut segala upaya yang dilakukan semata-mata untuk membeaskan warga dari banjir sebelum masa jabatannya berakhir tahun 2022 nanti. (adv/rwf/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar