Sabtu, 27 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Banjir di Anggrek, Pemda Gorontalo Utara Langsung menyurat ke Gubernur

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Jumat, 26 November 2021 | 20:05 PM Tag: , ,
  Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu memberi keterangan kepada sejumlah media terkait pengumpulan data penelitian di Bappeda. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Setelah melalui pembahasan pada Kamis (25/11/2021) kemarin, terkait masalah banjir di Anggrek, Pemda Gorontalo Utara (Gorut) langsung menyurat ke gubernur. Ini menyangkut izin normalisasi di muara sungai yang menjadi penyebab banjir. 

Usai pertemuan tersebut, Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu menjelaskan, bahwa yang dibahas dalam rapat tersebut soal penanggulangan banjir di Anggrek. Pasalnya, itu dinilai sudah sangat mendesak yaitu yang berpotensi banjir kapan saja.   

“Pada pertemuan itu dibahas normalisasi sungai di muara yang menjadi penyebab banjir, dan menghadirkan Dinas Kehutanan, Balai Sungai agar kita mendapatkan solusi. Beberapa poin yang dihasilkan yang pertama bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam rangka percepatan ini menyurati gubernur untuk pinjam pakai kawasan,” jelasnya.

Untuk pinjam pakai kawasan yang dibawa 5 hektar, kata Thariq Modanggu, itu kewenangan gubernur, sehingga Pemda Gorontalo Utara menyuratnya ke gubernur. Karena hanya ada dua titik di Anggrek di bawah 5 hektar, sehingga pengurusan Izin nya masih kepada gubernur yakni izin pinjam pakai. 

“Kemudian yang kedua kami minta kepada DLH Gorontalo Utara untuk mengawal surat itu agar bisa diselesaikan realisasi anggaran untuk normalisasi sungai di akhir tahun ini. Sangat sudah sangat terbatas karena itu, kami minta ada petugas khusus yang mengawal itu, agar bisa terjadi percepatan pemulihan,” tegasnya.

Yang ketiga, menurut Thariq Modanggu, pihaknya berharap BPBD untuk mereview dokumen banjir di seluruh Gorontalo Utara, agar menjadi rujukan.

“Karena dokumen yang ada ini sudah tidak kondusif lagi dalam rangka penanggulangan banjir,” kuncinya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 10 times, 3 visits today)

Komentar