Sabtu, 8 Agustus 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Banjir di Gorontalo, Tanah Kuburan Tergerus

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Kab. Bone Bolango News , pada Jumat, 3 Juli 2020 | 16:05 WITA Tag:
  Nampak warga Desa Pancuran, Kecamatan Suwawa Selatan tengah berupaya menghalau banir agar tak masuk di kuburan. Jumat (03/07/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id GORONTALO – Warganet dihebohkan video di media sosial bahwa ada salah satu kuburan di Desa Pancuran, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango tergerus air akibat banjir. Masih pada video itu, seolah-olah menunjukan bahwa akibat kuburan tergerus banjir, sesosok mayat terapung di genangan air, Jumat (03/07/2020). Namun setelah mendapat klarifikasi, ternyata tak benar.

Camat Suwawa Selatan, Oktavianus Tangahu ketika dikonfirmasi Hargo.co.id membenarkan kejadian ini.

BACA  Warga yang Terdampak Banjir di Kota Gorontalo Blokir Jalan

“Iya benar, pak. Siang jam dua tadi ada kuburan yang terbongkar karena banjir,” ungkap Oktavianus melalui telepon seluler.

Diungkapkannya, mayat tersebut berinisial YD dan dikebumikan enam hari yang lalu di dekat rumah keluarga.

“Enam hari yang lalu sudah dikebumikan oleh keluarga di dekat rumah. Besok, doa hari ke-7 akan digelar,” ungkap Oktavianus.

BACA  Warga Terdampak Banjir di Konawe Meluas

Lebih lanjut, Oktavianus Tangahu mengatakan, saat ini warga setempat telah memperbaiki sementara kuburan Almarhumah.

Sementara itu, dihubungi media ini,  Yolanda Deti, adik kandung dari almarhumah membantah jika mayat sang kakak mengapung di genangan air banjir. “Mayatnya tidak mengapung, pak. Kuburannya sama sekali tidak terbongkar. Kuburannya kami tindis dengan papan, kemudian kami tindis lagi dengan batu,” ucap Yolanda. (rwf/hg)

BACA  Tiga Desa di Kecamatan Tapa Diterjang Banjir

Baca : Soal Kuburan Tergerus di Suwawa Selatan, Keluarga Bantah Mayat Mengapung

*) Judul berita ini telah diubah dari ‘Banjir di Gorontalo, Tanah Kuburan Tergerus, Sosok Mayat Mengapung’, menjadi ‘Banjir di Gorontalo, Tanah Kuburan Tergerus’.

**) Juga sudah ada penambahan klarifikasi dari pihak keluarga pada paragraf terakhir.


Komentar