Sabtu, 23 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Banjir Kali Ini di Kabupaten Gorontalo Semakin Meluas

Oleh Admin Hargo , dalam Metropolis , pada Sabtu, 2 Oktober 2021 | 05:05 AM Tag: ,
  Sejumlah warga berusaha membersihkan material yang terbawa arus sungai. (Foto: Sucipto Mokodompis/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Sepuluh hari pasca terendam Banjir, peristiwa yang sama kembali terjadi di Kabupaten Gorontalo, Jumat (01/10/2021). Kali ini, curah hujan tinggi juga menyebabkan tanah longsor di beberapa wilayah. Bahkan, banjir kali ini semakin meluas dari yang sebelumnya. 

Data yang di himpun Hargo.co.id dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, bencana alam tersebut terjadi akibat meluapnya Sungai Bulota, Sungai Biyonga, Sungai Uwabu dan Sungai Marisa yang ada di Kabupaten Gorontalo.

Laporan sementara yang di rilis BPBD Hingga pukul 19.00 Wita, tercatat banjir tersebut terjadi di 13 desa di tiga kecamatan yang ada di Kabupaten Gorontalo yaitu Kelurahan Hepuhulawa, Tenilo, Hutuo, Kayubulan dan Bolihuangga di Kecamatan Limboto. Selain itu, di Desa Yosonegoro, Tunggulo dan Haya-Haya yang ada di Kecamatan Limboto Barat.

Selain merendam wilayah yang biasa terjadi banjir. Curah hujan yang cukup tinggi juga menyebabkan beberapa desa di Kecamatan Telaga Biru yang biasanya tidak terjadi banjir ikut terendam, yaitu Desa Ulapato A, Ulapato B, Talumelito dan Tuladenggi. 

“Selain banjir, curah hujan tinggi juga mengakibatkan terjadinya longsor, yaitu di wilayah Dulamayo dan Talumelito,” kata Kepala BPBD Kabupaten Gorontalo, Sumanti Maku saat di hubungi Hargo.co.id.

Saat ini, BPBD Kabupaten Gorontalo telah membangun Posko Tanggap darurat dan membagikan Makanan siap saji. Pihaknya juga telah melakukan evakuasi terhadap beberapa lansia serta anak-anak. 

“Hingga saat ini pihak kami di lapangan masih melakukan pendataan terkait jumlah warga yang terdampak serta kerugian akibat bencana alam ini,” kata Sumanti Maku. (***) 

 

Penulis : Sucipto Mokodompis

(Visited 96 times, 1 visits today)

Komentar