Kamis, 22 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Banjir Terjang Kota Gorontalo, 2.289 Warga Mengungsi

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 25 Juli 2020 | 22:05 WITA Tag: ,
  Warga Kota Gorontalo yang terdampak banjir terpaksa harus mengungsi ke Bele Li Mbui, Sabtu (25/072020). (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Banjir yang melanda Kota Gorontalo membuat 2.289 warga mengungsi. Ini terjadi pada aore hingga malam, Sabtu, (25/07/2020)

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo, ribuan warga itu mengungsi di 15 tempat pengungsian yang disediakan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Gorontalo.

BACA  Dari Pertemuan Wagub - Dirjen PPI LHK, Perubahan Iklim Jadi Penyebab Bencana
Warga Kota Gorontalo yang terdampak banjir terpaksa harus mengungsi ke Bele Li Mbui, Sabtu (25/072020). (Foto Istimewa)

“Hingga dengan pukul 21.00 Wita sudah 2.289 warga Kota Gorontalo yang mengungsi di 15 tempat pengungsian,” ungkap Kepala BPBD Kota Gorontalo, Abu Bakar Luwiti saat dihubungi Hargo.co.id, Sabtu (25/7/2020).

BACA  Prodi Kedokteran Hewan Segera Hadir di Universitas Nahdlatul Ulama

15 tempat pengungsian itu terletak di Kecamatan Kota Timur yakni di Kelurahan Padebuolo dan Ipilo dengan jumlah pengungsi 600 warga. Selanjutnya di Kecamatan Dumbo Raya, lokasinya di Kelurahan Bugis dengan jumlah pengungsi 897 warga dan terakhir di Kecamatan Hulonthalangi berlokasi di Kelurahan Tenda dengan jumlah pengungsi 692 warga.

BACA  Masih Banyak yang Tak Percaya Covid-19, Doni Monardo : Tantangan Pemerintah

Diperkirakan jumlah pengungsi ini masih akan bertambah, mengingat hingga saat ini banjir makin meluas.(rwf/hg)


Komentar