Minggu, 4 Desember 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bank SulutGo Siapkan Kredit Tanpa Agunan ke Petani 

Oleh Berita Hargo , dalam Kab. Boalemo , pada Senin, 29 Oktober 2018 | 01:03 Tag: ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Guna meningkatkan kesejahteraan petani, Pemda Boalemo melakukan kerja sama dengan Bank SulutGo terkait pemberian modal pinjaman tanpa agunan. Ini akan diberikan kepada petani yang memiliki lahan untuk ditanami.

Kontrak itu ditandatangani oleh Bupati Boalemo, H. Darwis Moridu di Manado didampingi Plt Kadis Pertanian Sofyan Hasan, dengan maksud agar memberikan kemudahan para petani mendapatkan modal. Mulai dari
pengolahan tanah hingga peningkatan hasil komoditi padi, jagung dan kedelai atau umumnya disebut Pajale.

Jumlah pinjaman ini dibatasi, yakni maksimal Rp 10 juta untuk 2 hektar lahan per petani. Untuk tahun ini baru berkisar 20 ribu hektar dalam perjanjian kontrak. Sementara dari keseluruhan luasan lahan yang ada di Boalemo hasil catatan Dinas Pertanian mencapai 90 ribu hektar tersebar di 7 kecamatan yang ada.

Sejauh mana realisasinya? Pimpinan Bank SulutGo Boalemo Hasan Hamid melalui bagian kredit Zulhijaz Rasyid didampingi Jems menyampaikan kredit bagi petani pemilik lahan sampai saat ini masih sebatas perjanjian kontrak. Untuk realiasasinya belum dijalankan. Ini lantaran pihak PT Bank SulutGo masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) terkait hal tersebut.

“Sampai hari ini masih sebatas Perjanjian Kerjasama (PKS). Kami pun masih menunggu juknisnya dan ini pun sudah kami sampaikan kepada pemerintah Boalemo. Jukni tersebut tentunya tidak bertentangan aturan sistem kredit sebagaimana pandangan BI maupun POJK,” terang Zulhijaz Rasyid.

Ia mengaku dalam PKS itu terdapat kurang lebih 20 ribu hektar target awal kredit tanpa anggunan petani. Sehingga kalau dihitung besaran modal kerja membutuhkan modal lebih dari Rp 100 miliar. Mengingat modal ini cukup besar, maka perlu memperhatikan kondisi sehatnya bank secara LDR dari perimbangan antara long dan defisit perbankan.

“Makanya kami juga menyampaikan kepada pemerintah bahwa semakin besar kredit disalurkan, pasti kami pun membutuhkan dana untuk menyeimbangkan neraca keuangan Bank. Artinya, kami pun membutuhkan suport kerjasama perhatian pemerintah dan masyarakat. Paling tidak dari petani bisa menyimpan dananya dengan membuka rekening di Bank SulutGo. Apalagi ini menyankut Torang Pe Bank,” tandasnya.(nrt/hg)

(Visited 4 times, 1 visits today)

Komentar