Selasa, 4 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bantuan Pangan Bersubsidi Disalurkan ke 1.028 KPM di Tolinggula dan Biau

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Gorontalo , pada Senin, 3 Mei 2021 | 16:05 WITA Tag: , , ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat menyapa salah satu warga di Kecamatan Biau yang menerima bantuan pangan bersubsidi dari Pemprov Gorontalo, Senin (03/05/2021). (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menyalurkan bantuan pangan bersubsidi kepada 1.208 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Tolinggula dan Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara, Senin (03/05/2021).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kepada 214 KPM di Kecamatan Biau dan 814 KPM yang ada di Kecamatan Tolinggula.

Gubernur Rusli menjelaskan, bantuan yang dikemas dalam Bakti Sosial NKRI Peduli sebagai wujud hadirnya pemerintah di tengah-tengah masyarakat. Saat ini kondisi warga sedang susah di masa pandemi covid-19. Belum lagi saat ini warga sedang melaksanakan ibadah puasa Ramadan dan menghadapi hari raya Idul Fitri.

“Ini sembako diperuntukkan bagi orang-orang yang belum dapat PKH, BLT dan lainnya. Jadi saya ambil bagian dan ini gratis tidak bayar,” ucap Gubernur Rusli.

Rusli berharap paket bantuan bahan pokok tersebut bisa meringankan beban warga. Adapun paket yang diserahkan berupa beras 10 kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir 1 kg, telur 10 butir dan ikan segar 1 kg. Bantuan ini disubsidi oleh Baznas Provinsi Gorontalo.

“Sumber uangnya dari pak Iwan Baznas. Uang 2,5 persen dipungut dari para pegawai untuk dikembalikan kepada rakyat. Jadi Bantuan ini tolong diterima dengan baik untuk keperluan bulan puasa,” imbuhnya.

Pada kunjungan Ramadan kali itu, Gubernur Rusli beserta jajaran menggelar pasar murah di lapangan Desa Tolinggula Tengah, Kecamatan Tolinggula. Sesuai namanya, beragam kebutuhan pokok dijual dengan harga “miring”.

Pasar murah menjual beras 5 kg dengan harga Rp40.000, gula pasir dibanderol Rp10.000 per kg, minyak Rp10.000 per liter. Ada juga telur Rp10.000 per 10 butir dan rica Rp20.000 per 0,5 kg. Bawang merah dan bawang putih masing masing Rp10.000 per 0,5 kg. (zul/adv/hargo)

BACA  Bahas Pajak Rokok Daerah, Idris Rahim Hadiri Dialog Publik dengan Kemenkes

Komentar