Rabu, 21 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bareng TNI/Polri, Pemkab Gorontalo Kampanyekan Protokol Kesehatan

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Kab. Gorontalo , pada Kamis, 10 September 2020 | 18:05 WITA Tag: ,
  Sekda Kabupaten Gorontalo, Hadijah Tayeb saat membagikan masker kepada warga pada kegiatan sosialisasi protokol kesehatan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, Kamis (10/9/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pemkab Gorontalo tak ketinggalan dalam mensosialisasikan protokol kesehatan yang dilaksanakan serentak di seluruh daerah di Indonesia, Kamis (10/9/2020). Bareng TNI/Polri, Pemkab Gorontalo mengambil lokasi di bawah menara keagungan Limboto.

“Kegiatan Sosialisasi/kampanye ini di prakarsai oleh Polres Gorontalo yang bekerja sama dengan pemerintah daerah dan TNI-AD. Bukan hanya di Kabupaten Gorontalo, tapi juga dilaksanakan serentak di Seluruh Indonesia,” ujar Sekda Kabupaten Gorontalo Hadijah Tayeb, di sela-sela kegiatan.

BACA  Idris Rahim Tegaskan, ASN Harus Netral di Pilkada Serentak

Sosialisasi protokol kesehatan secara serentak ini juga untuk mengingatkan disiplin masyarakat dalam mencegah penularan Covid-19 selama tahapan Pilkada.

“Kami juga menyertakan himbauan kepada masyarakat utamanya calon Pilkada di Kabupaten Gorontalo untuk disiplin protokol kesehatan selama prosesi Pilkada,” tambah Sekda.

BACA  Hamim Pou Masih Diinginkan Pimpin Bone Bolango

Pada kesempatan itu, selain mensosialisasikan protokol kesehatan, Pemkab Gorontalo bersama TNI/Polri juga membagikan masker kepada warga yang ditemukan tidak menggunakan masker.

“Sebanyak 1.250 masker kami bagikan kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker. tapi masker ini tidak kita bagi begitu saja. Hanya bagi orang yang tidak menggunankan masker. Jadi bukan hanya sosialisasi,” ungkap Kapolres.

BACA  1.000 Korban Banjir Bandang di Pohuwato Terima Bantuan Pemprov

Ia berharap, masyarakat Kabupaten Gorontalo tidak menganggap sepele wabah Covid-19.

“Jangan mengangap ini hanya sepele, karena ini menjadi pandemic nasional bahkan dunia. Kalau tidak mematuhi bisa kena UU, karena untuk penegakan hukum juga,” tegas Kapolres.(adv/lya/hg)


Komentar