Kamis, 27 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Barito Turun, Deflasi 0,40 Persen

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Selasa, 4 Oktober 2016 | 15:07 PM Tag: , ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Sejumlah harga komoditi pangan, terutama barito (bawang, rica, tomat) mengalami penurunan menyebabkan Kota Gorontalo deflasi sebesar -0,40 persen pada September 2016.

Deflasi ini jauh lebih dalam jika dibandingkan sebulan sebelumnya sebesar -0,21 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo Eko Marsoro mengatakan, selama September 2016 terjadi penurunan

indeks terhadap tiga kelompok pengeluaran, masing-masing kelompok bahan makanan sebesar -1,76 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar -0,20 persen; dan kelompok perumahan, air,

listrik, gas dan bahan bakar sebesar -0,10 persen. “Adapun laju inflasi tahun kalender 2016 sudah sebesar 0,63 persen dan year on year (yoy) sebesar 2,77 persen,” ungkap Eko Marsoro pada saat press confrence di kantornya, Senin (1/10).

Adapun lima komoditas penyumbang deflasi pada September 2016 menurut catatan BPS adalah malalugis/sohiri, layang/benggol, ayam hidup, semen dan kangkung.

Sedangkan lima komoditas penyumbang inflasi antara lain, selar/pude, tarif pulsa ponsel, minyak goreng, cakalang sisik dan ketela pohon.

Deflasi di Kota Gorontalo menempati urutan ke 5 dari 18 kota di kawasan timur Indonesia. Deflasi yang terendah terjadi di kota Tual (-0,71), disusul Manado (-0,68), Manokwari (-0,67), Pare-Pare (-0,50).(axl/hargo)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar