Jumat, 27 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Batas Pengisian Kursi Wabup Kabgor Tinggal Dua Pekan

Oleh Zulkifli Tampolo , dalam Headline Kab. Gorontalo , pada Minggu, 4 Agustus 2019 | 15:05 WITA
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Batas pengisian kursi wakil bupati (Wabup) Gorontalo tinggal dua pekanlagi. Tepatnya sampai 17 Agustus mendatang. Tapi sampai sekarang, proses pengisian melalui mekanisme pergantian antara waktu (PAW) itu, belum mengalami kemajuan berarti. Masih berkutat pada persoalan nama calon. Yaitu dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

DPC PPP Gorontalo sampai sekarang masih menunggu keputusan DPP soal pengusulan pergantian satu nama calon wakil bupati yaitu Hamid Kuna.  DPC PPP Kabupaten Gorontalo mengusulkan pergantian Hamid Kuna meski telah direkomendasikan DPP, karena tidak masuk dalam 6 nama calon yang telah disepakati dengan Partai Demokrat. Sebagai partai yang punya hak untuk mengusulkan nama calon wakil bupati.

BACA  Peran Orang Tua dalam Mendidik Anak Dibutuhkan di Masa Pandemi

Menggantikan Hamid Kuna, DPC PPP Kabupaten Gorontalo telah mengusulkan Ahmad Lihu. Dengan pergantian itu, maka dua nama calon PPP tinggal Ahmad Lihu dan Arifin Djakani.

Ketua DPC PPP Kabupaten Gorontalo Syam T Ase saat dihubungi semalam mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu keputusan DPP terkait usulan pergantian nama calon tersebut.

BACA  Viral Video Angin Puting Beliung, Kepala BPBD Ingatkan Warga

“Plt Ketua umum saat ini masih berada di luar negeri, sehingga kami masih menunggu beliau pulang ke tanah air untuk merekomendasikan dua nama,” jelas Syam.

Dia optimis keputusan DPP akan diterbitkan dalam waktu dekat. Sehingga telah ada kejelasan nama calon sebelum batas waktu pengisian kursi wakil bupati.

Ketua DPC Partai Demokrat Chamdi Mayang dihubungi terpisah juga mengaku masih optimis kursi Wabup akan diisi. “Saya masih yakin bisa terisi dan Insya Allah bisa diisi walaupun memang semua tergantung pada bupati sebagai user yang mau mengisi atau tidak,” tegasnya.

BACA  Pembangunan Terhambat, Gubernur Gorontalo Temui Kepala BKPM

Ia juga menambahkan, tak mau berspekulasi terlalu jauh dan menunggu semua sesuai mekanismenya. “Kita tunggu saja, karena masih ada waktu kurang lebih dua minggu untuk batasannya,” tandasnya. (wie/hg)


Komentar