Saturday, 25 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bawa Kabur Uang Rp 600 Juta, 2 Pelajar Terlibat Pembobolan ATM Bank Mandiri

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara Metropolis , pada Monday, 1 June 2020 | 00:05 AM Tags:
  Tiga pelaku bersama barang bukti usai ditangkap tim Resmob Polda Bali. Foto: Istimewa/Radar Bali

Hargo.co.id, DENPASAR – Resmob Polda Bali menangkap tiga orang pelaku pembobolan mesin ATM Bank Mandiri di SPBU Buruan Jalan By Pass Darma Giri Buruan, Gianyar, Bali.

Seperti yang dilansir jpnn.com, Ketiga pelaku pembobolan ATM itu, yakni masing-masing Roni Firmansyah Maulana (teknisi ATM), TIY, dan I WYN (Keduanya masih berstatus pelajar).

Ketiganya ditangkap setelah sebelumnya berhasil membobol ATM dan membawa kabur uang tunai sebanyak Rp 600 juta.

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Bali AKBP Ranefli Dian Candra menerangkan bahwa penangkapan bermula dari adanya laporan pihak bank.

Bermula pada Rabu (27/5), karyawan bank bernama Dwi Prasetyo selaku Regional Manager melihat di grup WhatsApp kantor ada informasi dari Tim FLM atas nama Gede Suci Darmika yang melapor bahwa di ATM Bank Mandiri SPBU Buruan Jalan By Pass Darma Giri Gianyar, CCTV mesin ATM dan juga CCTV di dalam ruangan ATM tertutup lakban. Itu terjadi pada Rabu (27/5) sekitar pukul 06.17 WITA.

“Saat dicek pihak bank, ternyata tiga kotak uang dari mesin ATM telah hilang,” terang AKBP Ranefli Dian Candra, Kamis (28/5).

Padahal sebelumnya pihak bank telah mengisi empat kotak uang di dalam mesin tersebut. Masing-masing kotak tersebut berisi uang senilai Rp 200 juta.

Sehingga dari tiga kotak yang hilang, PT Usaha Gedung Mandiri diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 600 juta. Atas kejadian itu, pihak bank melapor ke Polda Bali.

Berdasarkan laporan tersebut, tim Resmob Polda Bali kemudian melakukan penyelidikan.

Dari olah TKP, pengecekan CCTV dan pemeriksaan saksi, didapat informasi bahwa ciri-ciri pelaku termonitor.

“Selanjutnya anggota kami melaksanakan lidik di seputaran Gianyar, Karangasem dan Denpasar,” ujar AKBP Ranefli.

Dari hasil penyelidikan, pada Rabu (27/5) sekitar pukul 21.00 polisi berhasil menangkap teknisi ATM bernama Roni Firmansyah Maulana di Denpasar. Kemudian, sekitar pukul 22.00 di hari yang sama, pelaku TIY yang masih berstatus pelajar ditangkap di daerah Batu Bulan, Gianyar.

Sementara pelaku ketiga, I WYN asal Kubu ditangkap di Jimbaran Badung sekitar pukul 23.30 wita.

“Dari interogasi, ketiga pelaku mengaku melakukan aksinya bersama WNA Aljazair bernama Phillip yang masih belum ditemukan keberadaannya (DPO),” tambah AKBP Ranefli.

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan uang tunai hasil kejahatan sebanyak Rp333 juta, dan mobil Toyota Agya DK 513 AU yang dipakai saat beraksi.

“Modus operandinya, awalnya para pelaku berencana membongkar pintu brankas ATM dengan menggunakan anak kunci. Sementara orang asing yang terlibat masih dikejar,” tandas perwira dengan melati dua di pundak ini. (rb/mar/pra/JPR/jpnn/hg)

 

 

 

 

*) Artikel ini telah diterbitkan oleh jpnn.com dengan judul “2 Pelajar Bobol ATM Bank Mandiri, Uang Rp 600 Juta Digondol”. Pada edisi Ahad, 31 Mei 2020.
(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar