Kamis, 22 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bayi Berusia 6 Hari Terpapar Covid-19, Ibunya Negatif? Ini Penjelasan Gugus Tugas

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Gorontalo Headline , pada Kamis, 4 Juni 2020 | 12:05 WITA Tag: ,
  Tim Gugus Tugas saat melakukan tracking. (Foto Istimewa: Koleksi FB dr. Irma Cahyani Ranti)


Hargo.co.id GORONTALO – Pertanyaan sejumlah kalangan masyarakat terkait penularan Pasien 108 yang berusia 6 hari, mendapat penjelasan dari anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Gorontalo, dr. Irma Cahyani Ranti.

Berdasarkan hasil swab test, sang bayi asal Kota Gorontalo ini terkonfirmasi positif Covid-19, sementara sang ibu hanya positif berdasarkan rapid test, dan setelah dilakukan swab terkonfirmasi negatif.

Ketika dihubungi Hargo.co.id, Rabu (03/06/2020), dr. Irma menjelaskan, kasus seperti ini banyak ditemukan di lapangan. Salah satu diantaranya tukang pijat tradisional asal Kota Gorontalo. Dimana, suami dari tukang pijat tradisional terkonfirmasi positif, sementara dirinya negatif. Padahal, yang kontak dengan pasien positif adalah si tukang urut tersebut.

BACA  Jaga Imun Tubuh, Gubernur Gorontalo Pilih Olahraga Offroad

“Hasil tracking kami, si tukang pijat yang kontak dengan pasien Covid-19. Namun, setelah dilakukan swab, hasilnya negatif. Hanya suaminya yang positif,” ungkapnya.

Hal ini, menurut dr. Irma, dikarenakan imun dari tukang pijat cukup kuat untuk melawan Covid-19. Sehingga, saat dilakukan swab hasilnya negatif. Demikian halnya dengan pasien 108. Imun sang ibu cukup kuat untuk menghadapi virus Corona. Sementara, imun sang bayi tidak begitu hebat untuk melawan virus yang hingga saat ini belum bisa ditemukan vaksinnya.

BACA  1.000 Korban Banjir Bandang di Pohuwato Terima Bantuan Pemprov

“Ibunya mungkin sudah tertular Covid-19. Namun, karena imunnya kuat, virus Corona mati dengan sendirinya. Sebelum virus itu mati, sudah menular terlebih dahulu kepada sang anak. Apalagi, bayi sangat rentan atau sangat mudah terpapar Covid-19,” tukas dr. Irma.

Lantas, darimana ibunya tertular? Dr. Irma mengatakan, pihaknya sementara melakukan tracking terhadap ibu dan pasien 108 tersebut.

BACA  Gara-gara Pandemi Covid-19, UMP Gorontalo Berpotensi Turun

“Saat penyampaian update pasien Covid bayi itu, saya masih di lapangan melakukan tracking. Saya dengar ada dua bayi yang positif. Yang satu ibu sang bayi positif, satunya negatif. Yang ibunya negatif ini, dirawat di RS Aloei Saboe. Nah, kami akan melakukan tracking di sana, para Nakes. Begitu juga siapa saja yang kontak dengan sang ibu, akan kami tracking. Kalau sudah ada hasilnya, nanti akan disampaikan,” pungkas dr. Irma, Rabu (03/06/2020). (adv/rwf/hg)


Komentar