Jumat, 16 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bayi yang Dibuang di Depan Ponpes Hubulo Dibekali Nama, Tasbih dan Peci

Oleh Sri Aprilia Mayang , dalam Headline Indonesia 99 Kata , pada Jumat, 19 Maret 2021 | 13:05 WITA Tag: ,
  Kapolsek Tapa, Iptu Moh. Atmal Fauzi saat mengevakuasi bayi ke RSUD Toto, Kabila. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Penemuan bayi di depan Pondok Pesantren (Ponpes) Hubulo, Desa Kramat, Tapa, Bone Bolango, ternyata sudah diberi nama. Bukan hanya itu, bayi tersebut juga dibekali tasbih dan dua buah peci.

Informasi yang berhasil dihimpun, bayi yang pertama ditemukan oleh Yanto Hano (58) itu, diletakkan di bawa pohon depan Ponpes Hubulo. Yanto Hano menemukan pada Jumat (19/03/2021) pukul 04.00 Wita saat hendak pulang ke rumah setelah main kartu di tempat temannya.

BACA  Thariq Modanggu Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

Menurut Yanto Hano, dirinya melihat kardus di bawah pohon tersebut. Tanpa ragi, langsung dibuka. Alangkah kagetnya ketika isi kardus ternyata seorang bayi dengan tali pusar melingkar lehernya, dan berlumuran darah hingga serta sudah dikerumuni semut.

Bekal berupa peci dan tasbih serta secarik kertas bertuliskan nama bayi tersebut ditemukan dalam kardus. (Foto Istimewa)
Bekal berupa peci dan tasbih serta secarik kertas bertuliskan nama bayi tersebut ditemukan dalam kardus. (Foto Istimewa)

Yanto Hano lantas menelpon temannya agar segera melapor ke pihak yang berwajib. Tak lama kemudian, rekannya datang dengan bersama personel dari Polsek Tapa.

BACA  Pohon Tumbang Menimpa Satu Unit Mobil, Kondisinya Rusak Parah

Namun, ada yang menarik dari itu, yakni pada kardus tersebut ditemukan secarik kertas bertuliskan nama bayi yang berjenis kelamin laki-laki tersebut. ‘Moh. Abdul Majil Malik’ nama yang tertulis pada kertas itu. Selain itu, ada juga tasbih serta dua peci.

Kini bayi tersebut dalam penanganan medis di RSUD Toto – Kabila. Sementara pihak Kepolisian sudah melakukan penyelidikan guna mengetahui siapa pelaku yang membuang bayi tersebut.

BACA  Harga Ayam Kampung di Kota Gorontalo Tembus Rp 100 Ribu per Ekor

“Saat ditemukan kondisi bayi masih ber-ari dan banyak lumuran darah. Tapi Alhamdulillah, dalam keadaan sehat. Sekarang di RSUD Toto diberikan tindakan medis, sudah dibersihkan dan ditaruh dalam inkubator untuk diberikan kehangatan, karena kondisi bayi sudah menggigil. Selanjutnya kami lakukan tahap penyelidikan,” ungkap Kapolsek Tapa, Iptu Moh. Atmal Fauzi. (lya/hargo)

Petugas dari Polsek Tapa saat memeriksa kardus yang berisi bayi. (Foto; Istimewa)
Petugas dari Polsek Tapa saat memeriksa kardus yang berisi bayi. (Foto; Istimewa)

Komentar