Jumat, 22 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Begini Cara ‘Render Tech Production’ Gelar Bazar di Tengah Pandemi

Oleh Admin Hargo , dalam Ragam , pada Jumat, 1 Oktober 2021 | 01:05 AM Tag: ,
  Antrian warga yang akan mengikuti bazzar di depan gedung Render Tech Production, Desa Toto Selatan, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Massa pandemi Covid-19 masih belum berakhir, namun dengan adanya percepatan vaksinasi yang dilakukan pemerintah, TNI dan Polri, cukup membantu meningkatkan sistem kekebalan kelompok. 

Bicara soal pandemi Covid-19, tidak akan pernah lepas dari protokol kesehatan dan vaksinasi, seperti halnya sebuah perusahaan terbesar di Kabupaten Bone Bolango, Render Tech Production, yang sukses melaksanakan bazar di tengah pandemi, tanpa menimbulkan kerumunan atau melanggar protokol kesehatan, Kamis (30/09/2021). 

Pada bazar yang digelar dalam rangka peringatan HUT Render Tech Production ke 15 itu, pihak penyelenggara mewajibkan warga yang akan berbelanja untuk dapat menunjukan kartu keluarga dan yang paling penting telah menjalani vaksinasi Covid-19 minimal tahap pertama. 

“Untuk pelaksanaannya kita sangat ketat menerapkan protokol kesehatan dengan melibatkan Satpol PP dan Dishub. Selain itu warga yang ingin berbelanja, kita minta menunjukkan kartu keluarga dan telah menjalani vaksinasi minimal tahap pertama, dan Alhamdulillah semua berlangsung aman, lancar dan sukses,”jelas Rampi Yusuf S.Kom M.Eng. 

Adapun dalam bazar yang digelar memperingati anniversary 15 tahun Render Tech Production ini, menyediakan sebanyak 300 paket sembako. Setiap paketnya berisi minyak goreng kemasan 2 liter, 9 saset kopi, susu kaleng kemasan, teh celup, gula pasir, dan keranjang, yang hanya dijual dengan harga Rp50.000 per paketnya. 

Meski menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, sembako yang disediakan dalam bazar tersebut langsung habis terjual hanya dalam kurun waktu 2 jam, dikarenakan antusias warga sekitar yang datang secara bergantian ke lokasi cukup tinggi. (***) 

 

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 59 times, 1 visits today)

Komentar